Home / Peristiwa

Rabu, 9 Juli 2025 - 23:04 WIB

Aksi Mahasiswa Suarakan Mosi Tidak Percaya, Tuding Pemkot Sukabumi Dikuasai Kelompok Tertentu

Aksi Demontrasi Ratusan mahasiswa dari PMII dan GMNI di Balai Kota Sukabumi, Rabu (9/7/2025)/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Ratusan mahasiswa dari GMNI dan PMII menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Sukabumi, Rabu (9/7/2025), sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap Wali Kota Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana. Mereka menuding pemerintahan saat ini tidak transparan dan dikendalikan oleh kelompok kepentingan.

Aksi yang semula berlangsung damai berubah tegang saat massa terlibat saling dorong dengan aparat. Mahasiswa membakar ban dan mencoba menyegel pintu utama Balai Kota menggunakan rantai dan gembok sebagai simbol kemarahan mereka.

Baca: https://mediaaksara.id/gebyar-muharram-1447-h-dan-milad-psi-ke-24-ikhtiar-menjadikan-sukabumi-yang-mubarakah/

Ketua GMNI Sukabumi Raya, Aris Gunawan, menyatakan demokrasi lokal di Sukabumi diduga telah dikangkangi oleh kelompok yayasan Doa Bangsa dan Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB). Ia juga menyoroti dominasi kelompok tertentu dalam birokrasi dan BUMD yang mengancam prinsip good governance.

Aksi Demontrasi Ratusan mahasiswa dari PMII dan GMNI di Balai Kota Sukabumi, Rabu (9/7/2025)/ Foto: Istimewa
Aksi Demontrasi Ratusan mahasiswa dari PMII dan GMNI di Balai Kota Sukabumi, Rabu (9/7/2025)/ Foto: Istimewa

Ketua PMII Kota Sukabumi, Bahrul Ulum, menambahkan dominasi FKDB dinilai berdampak pada buruknya pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan. Ia mendesak evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemerintahan kota.

Baca: https://mediaaksara.id/sukabumi-menuju-lumbung-pangan-nasional-penanaman-jagung-serentak-dukung-swasembada/

Mahasiswa menuntut transparansi dalam proses penunjukan pejabat publik serta pembukaan ruang dialog terbuka dengan masyarakat. Mereka berkomitmen akan terus mengawal jalannya pemerintahan agar aspirasi warga tidak diabaikan.

Wali Kota Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana tidak hadir menemui massa. Dialog singkat hanya dilakukan oleh Asisten Daerah 3, Imran Wardhani, dan Kepala Satpol PP, Ayi Jamiat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Sukabumi.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pengendara Motor Meninggal Mendadak Usai Terjatuh, Mulut Berbusa, Polres Sukabumi Selidiki Penyebab Kejadian

Peristiwa

Kebakaran Alang-alang di Gunungguruh Dipicu Pembakaran Sampah, Damkar Cisaat Berhasil Jinakkan Api

Peristiwa

Dua Pelajar Pemain Drumben Kadudampit Tewas Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Peristiwa

Tega! Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kantong Hitam di Sungai Cipelang Sukabumi, Polisi Selidiki Pelaku

Peristiwa

PMI Asal Sukabumi Terlantar di Dubai, Diduga Korban TPPO usai Kecelakaan Kerja

Peristiwa

Identitas Mr X Terungkap! Tim Gabungan Polres Sukabumi Ringkus Terduga Pelaku

Peristiwa

Pencuri Motor Beraksi Saat Pemilik Tidur, Honda Beat Street Hilang dari Teras Rumah di Nagrak

Peristiwa

Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan Jati Sagaranten Sukabumi, Polisi Selidiki Identitas Korban