Home / Pemerintahan

Selasa, 30 Desember 2025 - 06:21 WIB

Air Bersih Mengalir, Kemkomdigi: Sinyal Kembali Nyala, Warga Aceh Tamiang Mulai Bangkit Pasca Bencana

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid Simbolis melepas penyaluran tangki air bersih ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Aktivitas warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang perlahan kembali normal. Pasokan air bersih mulai tersedia dan jaringan komunikasi berangsur pulih, memungkinkan masyarakat kembali menjalani kebutuhan dasar sehari-hari.

Sebanyak 118 tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter telah didistribusikan ke wilayah-wilayah yang sumber airnya tercemar banjir. Penyaluran dilakukan secara bertahap selama sepekan guna memastikan kebutuhan air minum, memasak, dan ibadah warga terpenuhi.

Seiring dengan itu, akses komunikasi warga juga mulai tersambung kembali. Jaringan telekomunikasi yang sebelumnya terputus kini kembali aktif, sehingga masyarakat dapat menghubungi keluarga, mengakses informasi, serta mengurus berbagai kebutuhan penting.

Baca: https://mediaaksara.id/longsor-nyalindung-bikin-tiang-listrik-miring-pln-sukabumi-langsung-gerak-cepat-amankan-jaringan/

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemulihan pascabanjir difokuskan pada pemenuhan kebutuhan paling mendasar warga terdampak.

“Kami mendistribusikan bantuan air bersih dan kebutuhan harian warga dari Kemkomdigi bersama para mitra. Semoga bantuan bermanfaat bagi keluarga dan saudara-saudari kita di wilayah terdampak, khususnya Aceh Tamiang,” ujar Meutya saat pelepasan bantuan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Minggu (28/12/2025).

Selain air bersih, pemerintah juga menyalurkan obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda lengkap dengan fasilitas MCK, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya. Alat berat dan pembangunan sumur bor turut disiapkan untuk membersihkan lumpur serta memulihkan lingkungan permukiman warga.

Baca: https://mediaaksara.id/umsk-jabar-2026-dibahas-pasca-kepgub-disnakertrans-sukabumi-tegaskan-prinsip-musyawarah-dan-kesepakatan/

Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XLSmart, serta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Meutya juga mengungkapkan progres pemulihan jaringan telekomunikasi telah melampaui 95 persen. Meski demikian, di sejumlah wilayah seperti Aceh Tamiang, Benar Meriah, dan Gayo Lues, kualitas jaringan masih bergantung pada pasokan listrik dan berada di kisaran 60 hingga 80 persen.

“Pemulihan jaringan sangat bergantung pada ketersediaan listrik. Kami terus memantau dan mempercepat pemulihan di titik-titik tersebut,” jelasnya.

 

Sumber: Diskominfosan Kab. Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Proyek Strategis DPUTR Sukabumi Dikawal Berlapis, Temuan BPK Tetap Muncul ‎

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Dorong MUI Perkuat Sinergi Ulama-Umara dan Peran Membimbing Umat

Pemerintahan

Jangan Kelak Jadi Bumerang! FPR Sukabumi: Revisi RTRW Kunci Kepastian Investasi 

Pemerintahan

Harganas ke-33 di Sukabumi: Keluarga Jadi Fondasi Generasi Berkualitas Menuju Sukabumi Mubarakah

Pemerintahan

HUT ke-51 Perumda TBW, Bobby Maulana Dorong Penguatan Integritas dan Pelayanan Air Bersih

Pemerintahan

Pustaka-HAM Laporkan Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan Pemkab Sukabumi ke Kejari ‎

Pemerintahan

Pejabat Kejari Kota Sukabumi Tak Bisa Ditemui, Wawancara Pendampingan Proyek APBD – APBN TA 2026 Belum Terjawab  ‎

Pemerintahan

Bupati Asjap Dorong UMKM Diperkuat Lewat Kredit PRIMAS Bunga 0 Persen dari BPR Sukabumi