Kepala Desa Kebonpedes Dadan dihadapan tim penilai saat pemaparan Anugerah Gapura Sribaduga Desa dan Kelurahan tingkat Kabupaten Sukabumi / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi menggelar penilaian pemaparan Anugerah Gapura Sribaduga Desa dan Kelurahan tingk@t Kabupaten, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Sukaraja, Senin (15/9/2025). Sebanyak 47 desa perwakilan dari 47 kecamatan berpartisipasi dalam ajang bergengsi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi .
Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Gungun Gunardi, kepada MediaAksara meng@takan penilaian merupakan tahapan lanjutan dari program Anugerah Gapura Sribaduga yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi. “Saat ini tim kabupaten sedang melakukan tahapan seleksi. Tim penilai terdiri dari unsur DPMD, DPMPTSP, dan DKUKM. Harapannya, kegiatan dapat memacu desa-desa untuk meningkatkan pelayanan, inovasi, serta peran pemerintah desa dalam mencari solusi permasalahan lintas sektor,” jelasnya.
Pada tahapan pemaparan hari ke tiga di Kecamatan Sukaraja, sebanyak 9 desa mewakili masing-masing kecamatan, di antaranya: Desa Sudajaya Girang ( Sukabumi), Desa Sukamekar (Sukaraja), Desa Kebonpedes (Kebonpedes), Desa Sukamanah (Cisaat), Desa Gegerbitung (Gegerbitung), Desa Gedepangrango (Kadudampit), Desa Titisan (Sukalarang), Desa Tegalpanjang (Cireunghas), serta Desa Kebonmanggu (Gunungguruh).
Usai ekpose, Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani, mengungkapkan pih@knya menonjolkan inovasi dan program unggulan desa dalam pemaparan. “Kami punya 4 program unggulan dan 6 inovasi. Salah satunya pembangunan Bale Sawala sebagai simbol cinta damai sekaligus ruang silaturahmi, swafoto, dan tempat bermain masyarakat. Selain itu, kami juga melaksanak@n inovasi pelayanan sosial, termasuk pelayanan kesehatan 24 jam untuk warga,” katanya.
Baca: https://mediaaksara.id/irigasi-kertamukti-rusak-500-hektare-sawah-terancam-gagal-panen-di-sukabumi/
Terkait harapan dalam penilaian, Dadan menegaskan partisipasi lebih penting daripada sekadar hasil. “Juara atau tidak bukan tujuan utama. Terpenting, kami sudah membawa nama baik Kecamatan Kebonpedes. Kami bersama camat, dan kelembagaan desa berupaya memberikan yang terbaik. Hasil pemaparan akan ditindaklanjuti dengan penilaian lapangan, dan rencananya diumumkan dalam satu minggu ke depan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Camat Kebonpedes, Nani Rusyanti, menambahkan expose kepala desa Kebonpedes sudah menampilkan enam standar pelayanan masyarakat terbaik. “Kami berharap tim juri dapat adil dan profesional dalam menilai indikator yang sudah disampaikan. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi desa lain untuk terus berinovasi,” pungkasnya.
Redaktur: Rapik Utama







