Home / Kabar Daerah

Minggu, 14 September 2025 - 19:25 WIB

Pembangunan Jembatan Tarisi Warungkiara, Anggaran Rp919 Juta Disorot Latas Dugaan Pungli Mengaku Pokja Oknum Wartawan

Papan Informasi Pembangunan Jembatan Penghubung di Desa Tarisi, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) resmi memulai pembangunan Jembatan Tarisi di atas Sungai Cicareuh, Desa Tarisi, Kecamatan W@rungkiara. Pekerjaan tersebut ditandai dengan terpasangnya papan informasi proyek di lok@si pembangunan.

Berdasarkan data proyek, kontrak kerja dimulai pada 7 Agustus 2025 dengan nilai sebesar Rp919.050.000 yang bersumber d@ri APBD Tahun Anggaran 2025. Proses pembangunan dikerjakan CV. Karya Darmawan dengan target penyelesaian 120 hari kalender atau sekitar empat bulan.

Keberadaan jembatan ini sangat dinantikan warga k@rena menjadi akses vital penghubung antarwilayah di Warungkiara. Dengan terbangunnya infrastruktur, diharapkan mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta roda perekonomian lokal semakin lancar.

Baca: https://mediaaksara.id/hjks-ke-155-dedi-mulyadi-kupas-tuntas-pendidikan-perizinan-dan-negara-harus-hadir-buka-lapangan-kerja/

Namun, di balik proses pembangunan, muncul dugaan praktik nonteknis. Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya y@ng mengaku bagian dari Kelompok Kerja (Pokja) oknum wartawan diduga meminta uang jutaan rupiah kepada kontraktor. Permintaan itu diklaim sebagai biaya “koordinasi” agar tidak muncul pemberitaan negatif selama proyek berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama LATAS, Feri Permana, meneg@skan praktik pungutan semacam ini mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas proyek pemerintah.

“Kontraktor maupun pihak terkait sebaiknya melaporkan dugaan pungli itu kepada ap@rat berwenang agar pembangunan berjalan sesuai aturan tanpa beban praktik yang merugikan,” ujarnya, Minggu (14/9/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/dpmd-sukabumi-tekankan-tertib-administrasi-penyaluran-dana-desa-di-kecamatan-lengkong/

Ia juga menambahkan, Pemkab Sukabumi sebelumnya telah memberikan pering@tan agar seluruh proyek infrastruktur, khususnya pembangunan jembatan, dikerjakan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.

“Dengan nilai proyek hampir Rp1 miliar, keberhasilan pembangunan Jembatan Tarisi akan menjadi bukti komitmen sinergitas Pemkab Sukabumi bersama APH dalam mengawal untuk meningk@tkan kualitas infrastruktur pedesaan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” pungkas Feri.

Hingga berita diterbitkan belum ada keterangan resmi dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) maupun CV. Karya Darmawan.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎

Kabar Daerah

Penyu Belimbing Langka Ditemukan Mati di Pantai Cibuaya Sukabumi, Penyebab Belum Diketahui ‎

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Sebut PTPN Biang Kerok, DPRD Diminta Istiqomah Kawal Relokasi Lahan Petani Sukabumi ‎

Kabar Daerah

Jampangkulon Matangkan Persiapan Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ‎