Home / Sosial Ekonomi

Minggu, 7 September 2025 - 07:08 WIB

Duka Pahlawan Devisa: PMI Sukabumi Meninggal di Korea Selatan, Proses Pemulangan Disorot

Tangkapan layar: Andaryana, Kakak Alm. Heri Wibawa di media sosial  meminta perhatian pemerintah membantu pemulangan jenazah HW dari Korea Selatan / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Kabar duka kembali menyelimuti keluarga pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sukabumi. Heri Wibawa, warga Kampung Cimantaja RT 04/RW 02, Desa Cikiray, Kecamatan Cikidang, meninggal dunia di Korea Selatan setelah dirawat tiga pekan akibat sakit meningitis.

Heri Wibawa sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit SM Christianity, Pohang, Seoul, sejak 12 Agustus 2025. Namun, pada Rabu (3/9/2025) pukul 17.16 waktu setempat, ia dinyatakan meninggal dunia. Video duka yang diunggah oleh kakaknya, Andaryana, sempat viral di media sosial dan menuai simpati publik.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi turut menyampaikan belasungkawa. Melalui akun resminya, Bupati Sukabumi Asep Japar menuliskan doa: “Turut berduka atas berpulangnya Saudara kami, Heri Wibawa. Semoga amal ibadahnya diterima serta diampuni segala dosa. Doakan agar proses pemulangan jenazah berjalan lancar.”

Baca: https://mediaaksara.id/gaji-fantastis-dpr-ri-dibuka-take-home-pay-bulan-rp655-juta-18-kali-gaji-buruh-kabupaten-sukabumi/

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul melalui Atase Ketenagakerjaan, Deddy Suprapto, dalam surat resminya tertanggal 6 September 2025 yang diterima MediaAksara, memastikan jenazah almarhum akan dipulangkan ke Indonesia.

Rencananya, jenazah diberangkatkan dengan penerbangan Garuda Indonesia GA 879 dari Incheon menuju Jakarta pada Minggu (7/9/2025), dengan jadwal keberangkatan pukul 10.35 dan diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 15.45 WIB. Jenazah akan diantar langsung ke rumah duka di Sukabumi, Jawa Barat, disertai barang-barang pribadi almarhum.

Klik Video Podcast Klarifikasi PWI Kabupaten Sukabumi: https://youtu.be/rRnT9u-eqBo?si=hJj04GF5j8Ov0s98

Dalam proses pemulasaran jenazah yang dilakukan pada 5 September 2025 di Incheon, doa bersama juga dipanjatkan oleh Forum Komunikasi Ormas Indonesia di Korea (Forkomasi) serta Komunitas Muslim Indonesia (KMI).

Baca:https://mediaaksara.id/mayoritas-pimpinan-dprd-sukabumi-partai-diam-soal-kinerja-gaji-dan-tunjangan-fakta-rakyat-dihimpit-kemiskinan-dan-kasus-sosial/

KBRI Seoul meminta bantuan BP2MI untuk memfasilitasi pembiayaan dan pengantaran jenazah hingga ke kampung halaman, sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak almarhum sebagai pekerja migran.

Ironisnya, tragedi ini menambah daftar panjang kisah duka pekerja migran asal Sukabumi yang berjuang di luar negeri akibat minimnya lowongan kerja.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Tinjau Progres Program Rutilahu, Camat Jampangkulon Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Sosial Ekonomi

PLN Sukabumi Salurkan Bantuan Ekonomi dan Kesehatan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Sosial Ekonomi

Paguyuban UMKM Sukaraja Gelar Bazar Sembako Murah, Dorong Ekonomi Warga dan Produk Lokal

Sosial Ekonomi

PLN UP3 Sukabumi Salurkan Bantuan Material Pembangunan Yayasan Darul Ibtida Warnasari

Sosial Ekonomi

Bikin Haru! Janda Lansia di Sukabumi Segera Tempati Rumah Baru, Hasil Gotong Royong Donatur

Sosial Ekonomi

Sambut 10 Muharram 1448 H, GRIB Jaya Sukabumi Santuni 100 Anak Yatim dan Tegaskan Komitmen Berbagi Setiap Tahun

Sosial Ekonomi

Kisah UMKM Ranginang Flora, Bertahan Satu Dekade dengan Resep Tradisional dan Rasa Khas

Sosial Ekonomi

HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Jampangkulon Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis