MEDIAAKSARA.ID– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi menggelar syukuran dalam rangka memperingati HUT Baznas ke-24. Acara ini mengusung tema “Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik” yang menggambarkan keajaiban yang terkandung dalam zakat, infak, dan sedekah (ZIS) .
Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, KH. Unang Sudarma, dalam keterangannya kepada awak media menjelaskan bahwa tema ini sejalan dengan semangat Baznas pusat.
“Sebagaimana tema yang diangkat, cahaya zakat menunjukkan keajaiban yang dapat dirasakan oleh muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat). Dimana zakat memiliki makna mendalam, baik secara lahiriah maupun spiritual,” ujar Unang, di Gedung Seribu Baznas, Kompleks Alun-alun Cisaat.
Masih kata Unang,Bahwa inti kata “zakat” berasal dari kata zakah, yang berarti bersih, suci, dan subur.
“Zakat bermakna mensucikan harta dan jiwa. Secara filosofis, harta yang dikeluarkan zakatnya akan tumbuh berkembang dan membawa manfaat, baik bagi muzaki maupun mustahik. Tentunya mustahik yang menerima zakat dapat tertolong dan terhindar dari kemiskinan maupun kelaparan,” ungkapnya.
Menurutnya,Tahun ini, Baznas Kabupaten Sukabumi memprioritaskan tiga hal utama ,yaitu strategi pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan ZIS. Apalagi menjelang Ramadan 1446 H, masyarakat diimbau untuk menunaikan ZIS melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah masing-masing.
“Agenda rangkaian kegiatan HUT Baznas akan berlangsung satu bulan ,mulai 17 Januari hingga 17 Februari, yang ditetapkan sebagai Bulan Zakat, Infak, dan Sedekah. Dari sisi pendayagunaan, tahun ini kami berencana membangun Rumah Sehat Baznas (Bebeza). Kami berharap proses perizinannya segera rampung agar pembangunan bisa segera dimulai,” pungkasnya, Jum’at (17/01/2025).
Disinggung soal peningkatan pendapatan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), Unang menyebutkan bahwa Baznas Kabupaten Sukabumi terus mengalami peningkatan meskipun belum signifikan.
“Untuk mendorong peningkatan ZIS, kami membutuhkan bantuan teman-teman media dalam mengedukasi masyarakat. Media memiliki kewajiban untuk mensosialisasikan pentingnya zakat, infak, dan sedekah kepada publik,” sambungnya.
Selain itu, Unang juga menekankan pentingnya menunaikan ZIS sebagai salah satu pilar peradaban dan ekonomi nasional.
“Melalui berbagai programnya, Baznas Kabupaten Sukabumi akan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya zakat sebagai bagian dari kehidupan sosial dan ekonomi, ” beber Unang.
(AMD)







