Home / Peristiwa

Jumat, 4 Juli 2025 - 21:34 WIB

31 Bencana Alam Landa Sukabumi Selama Juni 2025, Puluhan Rumah Rusak dan Belasan KK Mengungsi

Tim BPBD Sukabumi bersama Mitra pembina desa dan kecamatan meninjau warga terdampak bencana/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Sebanyak 31 kejadian bencana alam dilaporkan terjadi di Kabupaten Sukabumi selama Juni 2025. Bencana tersebut tersebar di 13 kecamatan dan menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah serta infrastruktur. Meski tidak ada korban jiwa, belasan kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat dampak bencana.

Jenis bencana yang paling dominan adalah tanah longsor sebanyak 15 kali dan angin kencang sebanyak 14 kali. Selain itu, tercatat dua kejadian banjir. Tidak ditemukan laporan terkait gempa bumi, pergerakan tanah, kekeringan, karhutla, abrasi, atau tsunami.

“Total terdapat 31 kepala keluarga atau 111 jiwa yang terdampak langsung. Sebanyak 4 KK (12 jiwa) mengungsi dan 5 KK (20 jiwa) dalam kondisi terancam,” ujar Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, Jumat (4/7/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/guru-honorer-r3-sukabumi-desak-bkpsdm-dan-dinas-pendidikan-kejelasan-dan-kepastian/

Dampak bencana menyebabkan kerusakan pada 20 rumah warga, dengan rincian 12 rumah rusak ringan, 7 rumah rusak sedang, dan 1 rumah rusak berat. Selain itu, 15 rumah lainnya dinyatakan dalam kondisi terancam.

Sektor infrastruktur dan fasilitas umum turut terdampak. Di antaranya 15 hektare lahan pesawahan rusak, 6 titik tebing penahan tanah (TPT) rusak, 3 saluran air mengalami kerusakan, dan 5 titik akses jalan ikut terdampak. Tak hanya itu, satu sarana pendidikan juga tercatat mengalami kerusakan.

Baca: https://mediaaksara.id/pemkot-sukabumi-perkuat-sinergi-dengan-media-lewat-coffee-morning-urang-babarengan-atawa-henteu/

Sebaran bencana meliputi 13 kecamatan, yakni Nagrak, Sagaranten, Ciambar, Cicurug, Cireunghas, Sukaraja, Kabandungan, Sukabumi, Kebonpedes, Parakansalak, Cisaat, Simpenan, dan Cidahu. Sagaranten dan Simpenan menjadi wilayah dengan tingkat kejadian bencana cukup tinggi.

BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di daerah perbukitan dan bantaran sungai. Pemerintah daerah juga tengah melakukan pendataan kerusakan dan upaya pemulihan, terutama pada infrastruktur dan hunian warga.

“Kami berharap masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana alam di kemudian hari,” pungkas Daeng.

 

Reporter : De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pekerja Bangunan Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Bangun TK di Sukabumi

Peristiwa

Pengendara Motor Meninggal Mendadak Usai Terjatuh, Mulut Berbusa, Polres Sukabumi Selidiki Penyebab Kejadian

Peristiwa

Kebakaran Alang-alang di Gunungguruh Dipicu Pembakaran Sampah, Damkar Cisaat Berhasil Jinakkan Api

Peristiwa

Dua Pelajar Pemain Drumben Kadudampit Tewas Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Peristiwa

Tega! Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kantong Hitam di Sungai Cipelang Sukabumi, Polisi Selidiki Pelaku

Peristiwa

PMI Asal Sukabumi Terlantar di Dubai, Diduga Korban TPPO usai Kecelakaan Kerja

Peristiwa

Identitas Mr X Terungkap! Tim Gabungan Polres Sukabumi Ringkus Terduga Pelaku

Peristiwa

Pencuri Motor Beraksi Saat Pemilik Tidur, Honda Beat Street Hilang dari Teras Rumah di Nagrak