Home / Kabar Daerah

Kamis, 12 Juni 2025 - 20:06 WIB

HMI Ancam Demo! Disnaker Jabar Didesak Usut Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan di PT Paiho Sukabumi

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sukabumi melaporkan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Paiho Indonesia ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jabar / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi kembali melaporkan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Paiho Indonesia kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat. Laporan diajukan setelah HMI menilai hasil audiensi dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi tidak membuahkan solusi konkret.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Sukabumi, Norman Irawan, menegaskan pihaknya kecewa terhadap sikap legislatif yang dinilai kurang tegas dalam merespons persoalan buruh di PT Paiho Indonesia.

“Kami telah menyampaikan dengan rinci dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT Paiho Indonesia, namun dalam audiensi bersama DPRD Komisi IV, tidak ada komitmen nyata atau rekomendasi konkret yang kami harapkan. Karena itu, kami kembali menempuh jalur pelaporan resmi ke Disnakertrans Provinsi Jawa Barat,” tegas Norman pada Kamis (12/6/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/hmi-sukabumi-kawal-persoalan-jaminan-sosial-dan-kesehatan-buruh-pt-dsa/

HMI menduga PT Paiho secara sistematis mengalihkan pekerjaan tetap ke perusahaan alih daya (outsourcing), padahal jenis pekerjaan tersebut bersifat intensif, rutin, dan berkelanjutan, yang menurut hukum seharusnya dikerjakan oleh karyawan tetap.

Pekerja outsourcing ini disebut dipekerjakan sebagai Tenaga Harian Lepas (THL), dengan jadwal kerja 21 hari per bulan secara berkelanjutan, bahkan hingga bertahun-tahun, tanpa diangkat menjadi karyawan tetap. Jumlah pekerja THL yang digunakan sangat signifikan, yakni sekitar 600 orang, dibandingkan 1.300 pekerja tetap.

Baca: https://mediaaksara.id/komisi-iv-dprd-sukabumi-tegas-desak-perusahaan-alih-daya-tertib-perbaikan-upah-dan-jaminan-sosial-buruh-tuntutan-hmi-benar/

“Kami tidak main-main. Ini soal keadilan bagi para pekerja. Jika pengaduan terus diabaikan, maka kami siap melakukan mobilisasi massa sebagai bentuk protes,” tegas Norman.

HMI berharap laporan terbaru ini menjadi momentum bagi Disnakertrans Jabar untuk segera turun tangan, melakukan investigasi lapangan, memanggil manajemen PT Paiho Indonesia, dan menjatuhkan sanksi tegas jika ditemukan pelanggaran.

 

Reporter : M. Afnan

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Cegah Bahaya Sejak Dini, Damkar Posko X Jampangkulon Turun ke Sekolah Edukasi Pelajar MTS Al-Huda

Kabar Daerah

Pesta Rakyat Iringi Pelantikan Organda Kota Sukabumi, Babah Mack Down Gaungkan “Waktuna Sukabumi Ngahiji”

Kabar Daerah

Milad ke-2 Paguyuban UMKM Sukaraja, DKUKM Perkuat Inovasi dan Sinergi Pelaku Usaha Lokal Sukabumi

Kabar Daerah

Sawah Terendam Air, Diduga Luapan Bendungan PLTMH Kertamukti Bikin Petani Merugi, Perusahaan Angkat Bicara! 

Kabar Daerah

Hampir Dua Tahun Jalan, MBG Warungkiara–Bantargadung Disorot: Gizi Jalan, BUMDes Terlupakan SPPG! 

Kabar Daerah

Camat Jampangkulon Lepas 20 Atlet Pencak Silat, Siap Harumkan Daerah di Festival Cimenteng

Kabar Daerah

SPPG Loji Akui Kelalaian MBG, 22 Korban Keracunan Jadi Alarm Keras Pengawasan Pangan

Kabar Daerah

Pemdes Sukajaya Labelisasi Rumah Penerima KIS PBI, Ini Tujuan dan Mekanismenya