Home / Pemerintahan

Senin, 2 November 2026 - 21:33 WIB

Wali Kota Sukabumi Dorong Birokrasi Bersih dan Pengelolaan Sampah Mandiri Warga Benteng  ‎

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki hadiri kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Untuk Perkuat Gerakan Sampah Mandiri kelibatkan 10 RW dan 60 RT di Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong / Foto: Istimewa 

‎SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mendorong penguatan birokrasi yang bersih, jujur, dan berkeadilan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

‎Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari dana kelurahan di Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin (2/11/2026).

‎Mengusung tema “Membangun Sinergi Menuju Benteng Bersih, Sehat, dan Mandiri”, kegiatan dihadiri Camat Warudoyong serta 10 Ketua RW dan 60 Ketua RT.

‎Dalam arahannya, Ayep Zaki menegaskan pembangunan daerah membutuhkan aparatur pemerintahan yang berintegritas serta pelaku usaha yang menjunjung tinggi kejujuran dan amanah.

‎‎Ia juga menekankan prinsip birokrasi bersih harus diterapkan seluruh jajaran pemerintahan. Camat maupun lurah yang tidak menjalankan prinsip tersebut dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.


BACA JUGA : ‎

BPBD Jabar Sebut Sukabumi Etalase Bencana, Ancaman Hidrometeorologi Mengintai hingga April 2027

Saya akan menegakkan birokrasi yang bersih, menegakkan kebenaran dan keadilan. Saya juga mengimbau kepada semua pengusaha agar berlaku jujur dan amanah,” tegasnya.

‎Sementara itu, Lurah Benteng Muhammad Indra Nur Ismi Suwandi mengatakan, kegiatan pemberdayaan menjadi upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menangani persoalan sampah secara berkelanjutan.

‎Menurutnya, pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga dengan melibatkan RT, RW, dan seluruh elemen masyarakat. Sejumlah upaya akan dioptimalkan, di antaranya melalui TPS3R serta pengembangan bank sampah dengan sistem tabungan sampah.

‎‎”Ke depan, kami akan bersama melakukan pengelolaan sampah menggiatkan gotong royong, dan mendorong setiap wilayah agar mampu menangani persoalan sampah secara berkelanjutan hingga mandiri,” ungkap Indra.

‎Ia berharap, keterlibatan masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dapat mengurangi ketergantungan terhadap anggaran pemerintah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

‎

‎Reporter: Ronald Alexsander

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Lantik 62 Pejabat, Wali Kota Sukabumi Soroti Stunting hingga Pengangguran ‎

Pemerintahan

Puluhan Tahun Menumpang Listrik, Impian Warga Bandung Barat Miliki Meteran Sendiri Terwujud ‎

Pemerintahan

PLN Group Jawa Barat Targetkan 2.710 Keluarga Prasejahtera Nikmati Sambungan Listrik Gratis

Pemerintahan

Konsultasi Publik Cut and Fill PT Cosmo di Sukabumi Disorot, Warga Pertanyakan Legalitas Lahan

Pemerintahan

Imigrasi Sukabumi Serahkan WNA Malaysia ke Kejari, Berkas Perkara Dinyatakan P21 ‎

Pemerintahan

Reses DPRD Kota Sukabumi, Suhud Jaya Tampung Keluhan Warga soal PJU dan Drainase ‎

Pemerintahan

Perusahaan Kuasai HGU Didorong Tertib Izin Usaha, DPMPTSP Sukabumi Tekankan Integrasi OSS

Pemerintahan

‎HUT ke-22 BPR Sukabumi Bukukan Laba Rp10,15 Miliar, Luncurkan Aplikasi Digital SOBAT ‎