Kacamata sosial atas kondisi lansia Ibu Atikah di Kp.Cikeuyep, Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi / Foto: J-Lo
MEDIAAKSARA.ID – Di sebuah rumah panggung beralas bambu, tepatnya di Kampung Cikeuyep, Desa Cijulang, Kecamatan Jampang Tengah, hidup seorang perempuan lansia dalam kondisi yang memprihatinkan. Ibu Atikah (60) menjalani keseharian seorang diri, tanpa sanak saudara yang menemani di usia senjanya.
Dulu, ia adalah bagian dari keluarga besar dengan lima saudara. Ia juga memiliki tiga anak. Namun, takdir berkata lan, anak-anaknya tak pernah pulang, tak pernah menengoknya.
Kacamata sosial atas kondisi Lansia Ibu Atikah dihimpit penyakit dan kesempitan ekonomi / Video: J-Lo
“Saya tinggal sendiri di rumah ini. Sebenarnya saya punya anak tiga, tapi mereka tidak pernah pulang, tidak pernah nengokin saya,” ujarnya pada Rabu (19/03/2025) .
Kesepian yang ia rasakan diperparah dengan kondisi kesehatan yang kian memburuk. Ibu Atikah menderita sakit kepala berkepanjangan, maag kronis, dan saraf terjepit di kakinya yang membuatnya sulit berjalan.
“Kalau sakit kaki mah sudah puluhan tahun. Saya pernah berobat sekali waktu punya uang, tapi kata dokter tulangnya sudah hancur,” tuturnya. Kini, setiap langkahnya adalah perjuangan melawan rasa sakit.
“Tulang-tulangnya pada tidak rapi, kalau jalan sakit sekali,” keluhnya. Sayangnya, keterbatasan ekonomi membuatnya tak mampu mendapatkan pengobatan yang layak.
Di tengah penderitaannya, harapan Ibu Atikah begitu sederhana: bisa berobat dan mengurangi rasa sakitnya.
“Harapan saya mah cuma ingin punya uang, pengen berobat lagi,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kisah Ibu Atikah adalah potret nyata bagaimana kesendirian dan kemiskinan masih menjadi luka di tengah masyarakat. Semoga ada hati dermawan yang tergerak untuk meringankan beban hidupnya.
Hingga berita ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pemerintah Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Apakah Ibu Atikah terdaftar di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) sebagai penerima program bantuan sosial dari pemerintah pusat atau kabupaten Sukabumi.
Reporter : De/ J-Lo
Redaktur : Rapik Utama







