Kepala Sekolah SDN Gunung Puyuh Cipta Bina Mandiri Kota Sukabumi Sugianto / Foto: MediaAksara
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Program revitalisasi SDN Gunung Puyuh Cipta Bina Mandiri, Kota Sukabumi, hingga Jumat (14/8/2026) belum memasuki tahap pekerjaan fisik. Sekolah masih menyelesaikan kelengkapan dokumen dan persyaratan administrasi sebelum pembangunan bersumber dari anggaran pusat dimulai.
Kepala SDN Gunung Puyuh Cipta Bina Mandiri, Sugianto, membenarkan sekolahnya telah terdaftar sebagai penerima program revitalisasi. Namun, pelaksanaan di lapangan belum dimulai.
“Kegiatan revitalisasinya baru mau mulai. Kita belum mulai revitalisasi, baru kelengkapan dokumen dan syarat-syarat yang harus dipenuhi,” ujar Sugianto saat ditemui wartawan, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga :
PWI Jabar Usai Konferprov: Wagub Erwan Serukan Pers Bersatu, Tantan Sulthon Ajak Jaga Persatuan
Ia memperkirakan pekerjaan fisik dapat dimulai pada pekan depan setelah seluruh persyaratan terpenuhi.
Sugianto berharap proses revitalisasi berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, serta bermanfaat bagi siswa dan seluruh keluarga besar sekolah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas program perbaikan sarana dan prasarana tersebut. Menurutnya, peningkatan fasilitas sekolah diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran dan mendukung pembentukan peserta didik yang berkarakter.
Baca Juga :
Hari Pramuka 2026 di Sukabumi: Bukan Sekadar Seragam, Ini Makna Pramuka Hebat, Indonesia Bermartabat
Di sisi lain, belum dimulainya pekerjaan menjadi momentum bagi publik untuk ikut mengawal pelaksanaan program sejak tahap awal. Pengawasan diperlukan agar pekerjaan nantinya berjalan transparan, sesuai perencanaan dan spesifikasi, tepat sasaran, serta menghasilkan fasilitas sesuai aturan Kemendikdasmen .
Karena menggunakan anggaran pemerintah, proses revitalisasi juga menjadi bagian dari tanggung jawab publik. Kesesuaian pekerjaan, kualitas material, pelaksanaan pembangunan hingga hasil akhir patut menjadi perhatian bersama.
Dengan demikian, keberhasilan revitalisasi SDN Gunung Puyuh Cipta Bina Mandiri belum dapat dinilai dari hasil fisiknya karena pekerjaan belum dimulai. Tahap pelaksanaan mendatang akan menjadi penentu apakah program tersebut mampu menghadirkan fasilitas pendidikan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa.
Reporter: Ronald Alexsander
Redaktur: Rapik Utama







