Pendampingan BLK Sukabumi bersama tenaga kerja Indonesia (TKI) di Jepang / Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Program pendidikan dan pelatihan kerja bagi calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Jepang dinilai dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat usia produktif.
Hal itu disampaikan Andri dalam diskusi bersama jajaran pengurus PWI Kabupaten Sukabumi terkait pengembangan program Goes to Japan di Perumahan Babakan Damai, Mangkalaya, Kecamatan Cisaat, Selasa (29/9/2026).
Andri menjelaskan, Balai Latihan Kerja (BLK) berperan dalam memberikan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja, bukan memberangkatkan atau menempatkan pekerja ke luar negeri.
”BLK tidak memiliki kewenangan untuk memberangkatkan dan menempatkan tenaga kerja ke luar negeri. Fungsi BLK adalah memberikan pendidikan dan pelatihan agar calon tenaga kerja memiliki keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan,” ujar Andri.
Baca Juga :
Kadinsos Sukabumi Bongkar Mekanisme DTSEN dan Perbaikan Data Penerima Bansos
Melalui program peningkatan SDM, peserta dipersiapkan dengan kemampuan bahasa Jepang hingga level N4 serta sertifikasi kompetensi sebagai bekal mengikuti proses penempatan kerja melalui pihak yang memiliki kewenangan sesuai regulasi.
Program juga direncanakan menyasar anak-anak yatim piatu berusia 18 hingga 25 tahun. Peserta akan mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan skema pembiayaan yang dirancang dibayarkan setelah peserta bekerja di Jepang.
Persyaratan awal yang disiapkan antara lain memiliki KTP dan mengikuti pemeriksaan kesehatan atau medical check-up.
Baca Juga :
Kebakaran TPA Cikundul Belum Aman, DLH Waspadai Munculnya Titik Api Baru
Andri mengatakan, pengembangan program akan menggandeng PWI sebagai bagian dari upaya pemberdayaan generasi muda.
Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nurudin Zain Syamsi, menyambut baik rencana Andri. Menurutnya, pemberdayaan anak-anak yatim melalui pendidikan dan peningkatan kompetensi kerja sejalan dengan program PWI Kabupaten Sukabumi, yakni Masagi.
Sinergi diharapkan dapat membuka akses pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda sekaligus memberikan jalur peluang kerja yang legal dan sesuai ketentuan melalui pihak yang berwenang.
Dengan demikian, program Goes to Japan tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan peluang ekonomi dan membantu mengurangi pengangguran di kalangan usia produktif.
Sumber : PWI Kabupaten Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







