Relawan HILMI FPI bersama anggota polisi membantu pembersihan area sisa kebakaran dan membuka jaringan air di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Memasuki hari keempat penanganan pascakebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, relawan Hilal Merah Indonesia Front Persaudaraan Islam (HILMI-FPI) Kabupaten Sukabumi bersama DPC FPI Cisolok dan DPC FPI Dapil 1 masih bertahan di lokasi membantu masyarakat adat.
Sejak hari pertama bencana, para relawan terlibat berbagai upaya kemanusiaan, mulai dari membantu evakuasi, mendistribusikan bantuan logistik, hingga memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Baca Juga :
Pada hari ketiga penanganan, relawan memfokuskan kegiatan pada pembersihan area kebakaran, dan penyediaan saluran pasokan air bersih dengan menarik jalur dari sumber air menuju kawasan permukiman yang terdampak kebakaran.
“Sejak siang kemarin kami bersama tim menarik jalur dari sumber air untuk memenuhi kebutuhan warga di lokasi kebakaran kampung adat,” ujar relawan HILMI-FPI, Abdillah, Selasa (28/7/2026).
Baca Juga :
Viral PETI di Media Sosial, Satpol PP Sukabumi dan ESDM Jabar Tutup Dugaan Tambang Ilegal
Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya di RT 05 dan RT 07 RW 02, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Peristiwa tersebut menghanguskan 51 rumah adat dan 49 lumbung padi (Leuit).
HILMI-FPI Kabupaten Sukabumi menyatakan keterlibatan para relawan merupakan bagian dari aksi kemanusiaan rutin dilakukan dalam setiap penanganan bencana. Selama proses tanggap darurat berlangsung, para relawan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
Reporter: De
Redaktur: Rapik Utama







