Puluhan Warga Kp. Cikurutug, Desa Cicareuh, Kec.Cikidang Terdampak Luapan Air Perkebunan / Foto : Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Banjir akibat luapan sungai kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi. Hujan deras yang mengguyur di minggu siang hari menyebabkan air sungai meluap dan merendam permukiman warga di Kampung Cikurutug, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, pada Minggu (9/3/2025) sekira pukul 16.33 WIB.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikidang, Angga Lesmana, dalam laporannya menyampaikan bahwa banjir tersebut disebabkan oleh intensitas hujan tinggi yang diperparah dengan angin kencang. Air yang berasal dari perkebunan sawit mengalir deras ke wilayah permukiman, sehingga mengakibatkan luapan air selokan yang meluber ke rumah-rumah warga.
Akibat kejadian ini, sedikitnya 19 kepala keluarga (KK) terdampak. Beberapa rumah mengalami kerusakan, dengan satu unit rumah milik Pak Ujang mengalami rusak parah dan satu rumah lainnya rusak sedang. Bahkan, sebagian rumah warga dilaporkan terseret arus banjir.
Meskipun demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka. Hingga saat ini, jumlah warga yang mengungsi masih dalam pendataan.
Baca: https://mediaaksara.id/ibukota-sukabumi-masuk-status-tanggap-darurat-bencana/
Kepala Desa Cicareuh, Ramdan Rustarmono, dipinta tanggapan mediaaksara.id menyampaikan bahwa banjir terjadi akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air dari perkebunan sawit. Ia berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk warga yang rumahnya terdampak.
“Harapan kami adanya bantuan dari pemerintah, khususnya bagi rumah warga yang terdampak,” ujarnya melalui sambungan telepon pada Senin (10/3).
Adapun kami terus memantau kondisi di lokasi serta mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperparah situasi.
“Tim P2BK Cikidang bersama perangkat desa/kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, dan relawan telah melakukan koordinasi serta assessment di lokasi kejadian untuk menilai dampak dan kebutuhan mendesak warga terdampak,” pungkasnya.
Reporter : Yadi
Redaktur : Rapik Utama







