Petugas PLN melakukan edukasi Keselamatan, Kesehatan Kerja, Keamanan, dan Lingkungan (K3L) kepada masyarakat di wilayah kerja ULP Cicurug, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi memperkuat budaya keselamatan ketenagalistrikan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi Health, Safety, Security and Environment (HSSE) atau Keselamatan, Kesehatan Kerja, Keamanan, dan Lingkungan (K3L) kepada masyarakat di wilayah kerja ULP Cicurug, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya sentuh aliran listrik sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan akibat kelistrikan. Dalam sosialisasi, warga diberikan edukasi mengenai risiko kontak langsung maupun tidak langsung dengan instalasi dan jaringan listrik, pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan tegangan menengah, serta langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari bahaya listrik.
PLN juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan jaringan listrik, seperti mendirikan bangunan terlalu dekat dengan jaringan PLN, memangkas pohon tanpa berkoordinasi dengan petugas, bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik, maupun menyentuh kabel listrik yang terlepas atau diduga masih bertegangan.
Apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, masyarakat diimbau segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar dapat segera ditangani petugas.
Manager PLN UP3 Sukabumi, Eka Rahma Daniati, menegaskan keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap aktivitas PLN. Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran bersama.
“Melalui kegiatan edukasi HSSE, kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa listrik memberikan manfaat yang besar, namun juga memiliki potensi bahaya apabila tidak digunakan dengan benar. Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jaringan listrik dan turut berperan aktif dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan dengan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan,” ujarnya.
Sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab mengenai penggunaan listrik yang aman, baik di lingkungan rumah maupun fasilitas umum.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan aspek keselamatan merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan ketenagalistrikan.
“Keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama. PLN tidak hanya memastikan keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus mengedukasi masyarakat agar memahami potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh instalasi maupun jaringan listrik. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, kami optimistis angka kecelakaan akibat listrik dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua,” ungkapnya.
PLN UP3 Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan program edukasi keselamatan ketenagalistrikan di berbagai wilayah. Melalui kolaborasi antara PLN, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan tercipta budaya sadar keselamatan yang mampu mendukung keandalan pasokan listrik sekaligus melindungi masyarakat dari potensi bahaya kelistrikan.
Sumber : PLN UP3 Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







