Home / Kabar Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:51 WIB

MCU Bermasalah di RSUD Bunut Sukabumi Diakui Keliru, Pasien Mengaku Rugi Hingga Gagal Penuhi Syarat Kerja Luar Negeri

Kantor Sekretariat RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi / Foto: MediaAksara 

MEDIAAKSARA.ID – Dugaan kelalaian dalam pelayanan Medical Check Up (MCU) di RSUD Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi menjadi sorotan publik setelah seorang pasien berinisial IR (55) mengaku mengalami kerugian akibat tertukarnya dokumen hasil pemeriksaan radiologi.

Kesalahan administrasi tersebut membuat hasil MCU yang telah dibayar secara mandiri tidak dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan pekerjaan di Singapura.

Berdasarkan informasi dihimpun, IR menjalani pemeriksaan MCU pada 19 Juni 2026. Pemeriksaan tersebut merupakan salah satu syarat wajib dari perusahaan tempatnya bekerja di Singapura dengan batas akhir penyerahan dokumen kesehatan pada 25 Juni 2026.


IR menuturkan proses pelayanan MCU yang dijalaninya berlangsung cukup lama dan sempat mengalami sejumlah kendala. Setelah menunggu beberapa hari, hasil pemeriksaan akhirnya diterima pada 22 Juni 2026.

Namun, saat hasil MCU disampaikan, petugas rumah sakit membacakan hasil pemeriksaan berdasarkan dokumen radiologi yang belakangan diketahui bukan milik IR. Kekeliruan itu baru terungkap setelah dilakukan pengecekan lanjutan dan diketahui bahwa hasil rontgen yang diserahkan ternyata tertukar dengan milik pasien lain.

Akibat kesalahan pihak RSUD Syamsudin, dokumen MCU yang diterima IR tidak dapat digunakan sebagai syarat administrasi pekerjaan di Singapura. Padahal seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara mandiri dengan harapan dokumen dapat diterbitkan tepat waktu sesuai jadwal keberangkatan.


IR mengaku kecewa atas pelayanan yang diterimanya. Selain harus menunggu proses MCU cukup lama, ia juga mendapati hasil pemeriksaan yang dibacakan petugas ternyata bukan berasal dari data medis miliknya.

Kesalahan administrasi alhasil berdampak pada tidak dapat digunakannya hasil MCU sebagai dokumen resmi. Sementara jadwal keberangkatan kerja ke Singapura tetap berjalan sesuai ketentuan perusahaan.

Menanggapi persoalan tersebut, Humas RSUD Syamsudin SH, Windi, membenarkan adanya kekeliruan dalam proses penyerahan hasil pemeriksaan kepada pasien.


“Kami mengakui memang terjadi kekeliruan dalam penyerahan hasil pemeriksaan kepada pasien. Atas kejadian tersebut kami menyampaikan permohonan maaf kepada yang bersangkutan. Rumah sakit akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pelayanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujar Windi, Kamis (26/6/2026).

Menurutnya, pihak rumah sakit akan melakukan evaluasi internal serta memperketat proses verifikasi dokumen sebelum hasil pemeriksaan diserahkan kepada pasien guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena dokumen MCU merupakan persyaratan penting dalam berbagai kebutuhan administrasi, termasuk untuk persyaratan bekerja di luar negeri. Kesalahan dalam penyerahan dokumen medis tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga dapat memengaruhi kesempatan kerja dan masa depan pasien.

 

Sumber: @Dde Om

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

‎Rp104 Juta Disetor, Janji Untung Tak Kunjung Cair: Somasi Terakhir Soroti Dugaan Investasi Kos-Kosan di Sukabumi

Kabar Daerah

Raker KAHMI Sukabumi Bongkar Arah Gerak Baru, Fokus Kawal Pembangunan hingga Pelosok

Kabar Daerah

Disdik Kabupaten Sukabumi Bantah Isu Keretakan Kadis dan Sekdis: Informasi Hoaks Tidak Berdasar! 

Kabar Daerah

Panahan Berkuda di Sukabumi Miliki Makna, Event Diikuti Atlet Nasional dan Mancanegara

Kabar Daerah

BPOM Jabar Sidak Gudang Pengolahan Saus di Sukabumi, Status Izin Produk dan Air Tanah Perusahaan Jadi Sorotan

Kabar Daerah

Sungai Cicatih Penuh Sampah, Puluhan Relawan Turun Tangan: Dua Jalur Disisir hingga Jembatan Pamuruyan

Kabar Daerah

Kecelakaan di Jalan Simpenan Sukabumi, Motor Tabrak Truk Tangki dari Arah Berlawanan

Kabar Daerah

Pemkab Sukabumi Raih IJTI Award 2026, Wabup Andreas Dorong Pers Terus Suarakan Kebenaran