Home / Sosial Ekonomi

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:54 WIB

Kisah UMKM Ranginang Flora, Bertahan Satu Dekade dengan Resep Tradisional dan Rasa Khas

Tim RCL bersama penggiat UMKM Ranginang Flora di Parungkuda, Sukabumi, sukses bertahan selama 10 tahun dengan menjaga cita rasa tradisional / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Di tengah tantangan kenaikan harga bahan baku dan persaingan usaha yang semakin ketat, UMKM Ranginang Flora tetap konsisten menjaga cita rasa kuliner tradisional yang telah menjadi favorit masyarakat selama lebih dari satu dekade.

Hal tersebut terungkap dalam podcast inspiratif Tim RCL bersama Tita, pemilik UMKM Ranginang Flora yang berlokasi di Kampung Cioray, Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Usaha yang telah berjalan sekitar 10 tahun ini dikenal sebagai produsen ranginang dengan cita rasa khas dan beragam varian. Produk yang ditawarkan antara lain Ranginang Ketumbar, Ranginang Terasi, Ranginang Kencur, hingga Ranginang Manis Gula Aren yang mampu menjangkau berbagai selera konsumen.

“Kami berusaha mempertahankan cita rasa ranginang tradisional dengan berbagai pilihan rasa agar bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat,” ujar Tita belum lama ini.


Selama menjalankan usahanya, Ranginang Flora telah memasarkan produk ke berbagai warung, pelanggan tetap, serta melayani pesanan untuk beragam kegiatan masyarakat seperti hajatan, syukuran, dan acara lainnya. Produk tersebut dipasarkan dengan harga Rp20 ribu per bungkus.

Menurut Tita, kepercayaan pelanggan menjadi faktor utama yang membuat usaha ini mampu bertahan hingga sekarang. Dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus menjaga kualitas dan konsistensi produksi.

“Alhamdulillah, selama ini pemasaran dilakukan melalui warung-warung, pesanan warga, dan kebutuhan acara hajatan. Dukungan pelanggan menjadi semangat bagi kami untuk terus berproduksi,” katanya.


Meski demikian, perjalanan usaha tidak selalu berjalan mulus. Kenaikan harga beras ketan sebagai bahan baku utama serta meningkatnya biaya kemasan menjadi tantangan yang cukup memengaruhi biaya produksi.

Selain itu, kebutuhan permodalan dan perluasan akses pemasaran masih menjadi perhatian agar usaha dapat berkembang lebih optimal dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Saat ini harga bahan baku terutama beras ketan dan kemasan terus mengalami kenaikan. Selain itu, kami juga masih membutuhkan dukungan dari segi permodalan dan pemasaran agar usaha bisa berkembang lebih baik,” ungkapnya.


Melalui podcast tersebut, Tim RCL berharap UMKM Ranginang Flora mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan pemasaran.

Dengan komitmen menjaga kualitas serta melestarikan kuliner tradisional khas daerah, Ranginang Flora diharapkan terus berkembang menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Sukabumi yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Harapan kami, usaha Ranginang Flora semakin maju, pemasaran semakin luas, dan mendapatkan dukungan permodalan agar dapat berkembang serta membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Sumber: RCL Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Pemkab Sukabumi Dampingi Penanganan Balita Diduga Gizi Buruk di Cikembar, Data Bansos dan Layanan Kesehatan Dipercepat

Sosial Ekonomi

Pemkab Sukabumi Percepat Pemulihan Korban Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya

Sosial Ekonomi

Krisis DTSEN! Warga Miskin Terdata Desil 7, Kecamatan Cikembar Gercep Dampingi Balita Diduga Gizi Buruk 

Sosial Ekonomi

Duka Kebakaran Nyalindung, Sang Ibu Bekerja: Ketua TP PKK Serahkan Santunan dan Ajak Semua Pihak Perkuat Kepedulian Keluarga

Sosial Ekonomi

PLN UID Jabar Bukukan Capaian Besar, Ribuan Masyarakat Terbantu Program TJSL 2026

Sosial Ekonomi

PLN UP3 Sukabumi dan YBM PLN Gelar GEMA SUBUH, Tebar Kepedulian Lewat Gerakan Berbagi di Waktu Penuh Berkah

Sosial Ekonomi

Program Ganti Atap Rumah Wartawan Berlanjut, Editor Media Online di Sukabumi Terima Bantuan Renovasi

Sosial Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Koperasi IKM Palabuhanratu, Puluhan UMKM Didorong Naik Kelas dan Tembus Pasar Sukabumi