Home / Pemerintahan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:12 WIB

Bulog Pastikan Bantuan Pangan Tepat Timbangan, Dirut Monev Penyaluran Beras di Sukabumi

Perum Bulog memastikan bantuan pangan beras kepada KPM di wilayah Kabupaten Sukabumi tidak mengalami kekurangan timbangan / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID — Perum Bulog memastikan bantuan pangan beras yang disalurkan kepada masyarakat memenuhi standar berat yang telah ditetapkan pemerintah. Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan pengecekan acak terhadap bantuan beras yang diterima warga saat kegiatan monitoring penyaluran bantuan pangan di Desa Cisaat, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (30/5/2026).

Monitoring dipimpin Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi Pimpinan Kantor Cabang Bulog Cianjur, Sri Wahyuni. Kegiatan dilakukan untuk memastikan kualitas, kuantitas, serta ketepatan distribusi bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat.

Dalam pengecekan di lapangan, sejumlah karung beras yang telah diterima Penerima Bantuan Pangan (PBP) ditimbang secara acak. Hasilnya menunjukkan tidak ada beras yang beratnya kurang dari ketentuan 10 kilogram per karung.

Sri Wahyuni menjelaskan, hasil pemeriksaan justru menemukan beberapa karung beras memiliki berat melebihi standar, yakni berkisar antara 10,04 kilogram hingga 10,05 kilogram.


“Dari hasil pengecekan secara random, tidak ada beras yang timbangannya kurang dari ketentuan. Bahkan ada yang mencapai 10,04 kilogram hingga 10,05 kilogram. Jadi masyarakat bisa dipastikan menerima beras minimal 10 kilogram,” ujarnya.

Menurut Sri, selisih kelebihan berat tersebut kemungkinan berasal dari bobot kemasan atau kantong beras yang digunakan. Namun demikian, hal itu tidak mengurangi hak masyarakat sebagai penerima bantuan.

“Kami menganggap kelebihan sedikit itu kemungkinan dari berat kantong atau kemasan. Yang jelas, masyarakat menerima sesuai haknya, bahkan lebih,” katanya.

Untuk menjamin akurasi pengukuran, Bulog juga memastikan seluruh alat timbang yang digunakan telah melalui proses tera atau pengujian berkala oleh instansi berwenang.


“Untuk timbangan kami sendiri dilakukan tera setiap tahun oleh instansi terkait, sehingga akurasi timbangan tetap terjamin,” jelasnya.

Selain memastikan kesesuaian berat bantuan, kegiatan monitoring juga bertujuan mengawasi kelancaran distribusi agar bantuan pangan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Di Desa Cisaat, jumlah Penerima Bantuan Pangan tercatat sebanyak 547 keluarga penerima manfaat (KPM). Sementara itu, untuk wilayah Kota Sukabumi, penyaluran bantuan pangan beras telah mencapai 100 persen.


Adapun realisasi distribusi di Kabupaten Sukabumi saat ini telah mencapai sekitar 35 persen dan ditargetkan tuntas pada pekan pertama Juni 2026.

“Insya Allah minggu pertama Juni seluruh penyaluran di Kabupaten Sukabumi sudah selesai,” ungkap Sri Wahyuni.

Ia menambahkan, bantuan pangan yang saat ini disalurkan merupakan alokasi periode Februari–Maret 2026. Sedangkan untuk tahap penyaluran berikutnya, Bulog masih menunggu arahan dan penugasan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

 

Sumber: @H3r

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 Dibuka di Seluruh Indonesia, Kemnaker Targetkan 30 Ribu Peserta

Pemerintahan

Bullying dan Kekerasan di Sekolah Jadi Sorotan, Pemkab Sukabumi Bergerak Bentuk Tim Khusus BSAN

Pemerintahan

PWI Sukabumi Kawal SPMB 2026: Transparan dan Bebas Kecurangan

Pemerintahan

PLN UID Jabar Siagakan 4.993 Personel dan Layanan Digital 24 Jam Selama Idul Adha dan Waisak 2026

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Salurkan Sedekah Hewan Kurban Iduladha 1447 H, Ini Jumlahnya? 

Pemerintahan

Komitmen Bersama SPMB 2026/2027, Pemkab Sukabumi Tegaskan Sistem Penerimaan Murid Baru Harus Transparan dan Bebas Percaloan

Pemerintahan

Dedikasi Puluhan Tahun, Pemkot Sukabumi Lepas 15 PNS Purna Bakti

Pemerintahan

Ciemas Jadi Penopang Swasembada Pangan, Bupati Sukabumi Dorong Koperasi Serap Hasil Panen