Home / Kabar Daerah

Senin, 18 Mei 2026 - 17:58 WIB

Mahasiswa Hukum Nusa Putra Raih Bronze Medal Nasional lewat Esai Keadilan Ekologis dan Perlindungan Masyarakat Adat

Tim Mahasiswa Hukum Nusa Putra University Sukabumi Jawa Barat Meraih Bronze Medal dalam Mandalika Essay Competition 2026 di Lombok/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID — Tim mahasiswa Program Studi Hukum Nusa Putra University Sukabumi Jawa Barat berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang bergengsi Mandalika Essay Competition (MEC) 8 yang digelar di Lombok pada 16–18 Mei 2026. Kompetisi tingkat nasional tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam bidang gagasan ilmiah, inovasi, serta solusi strategis terhadap isu nasional.

Tim perwakilan Nusa Putra University terdiri dari Raihan Fadhil Ramadhan, Nada Aljahra, dan Yazril Ilham. Ketiganya sukses menarik perhatian dewan juri melalui karya esai berjudul “Restorasi Paradigma Hukum: Dari Ekonomi Ekstraktif Menuju Keadilan Ekologis di Kalimantan sebagai Upaya Perlindungan Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Adat Menggunakan Kerangka Hukum Progresif.”

Dalam esai tersebut, tim mahasiswa mengangkat persoalan degradasi lingkungan di Kalimantan akibat model ekonomi ekstraktif yang dinilai belum berpihak pada keadilan ekologis dan hak masyarakat adat. Mereka menyoroti tingginya angka deforestasi Indonesia pada 2024 yang mencapai 299.650 hektare, dengan Kalimantan menjadi wilayah terdampak terbesar. Bahkan, sekitar 97 persen deforestasi disebut terjadi di area konsesi atau proyek resmi.


Melalui pendekatan hukum progresif, tim mahasiswa menawarkan solusi berbasis ekosentrisme, yakni paradigma yang memandang alam bukan sekadar objek eksploitasi, melainkan subjek yang harus dilindungi secara hukum. Mereka juga menekankan pentingnya integrasi hukum adat serta prinsip Free, Prior and Informed Consent (FPIC) dalam kebijakan tata ruang dan pengelolaan kawasan hutan.

Raihan Fadhil Ramadhan mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil dari proses panjang yang dipenuhi diskusi, riset, dan kerja sama tim.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa membawa pulang Bronze Medal untuk Nusa Putra University. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa hukum tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan nyata untuk menjawab persoalan lingkungan dan keadilan sosial di Indonesia,” ujarnya.


Sementara itu, Nada Aljahra mengatakan tema yang mereka angkat lahir dari keresahan terhadap kondisi lingkungan dan konflik masyarakat adat yang masih terjadi hingga saat ini.

“Kami ingin menghadirkan perspektif bahwa hukum harus berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan masyarakat adat. Semoga gagasan ini bisa menjadi kontribusi kecil bagi masa depan kebijakan lingkungan di Indonesia,” tuturnya.

Dosen pembimbing Muhammad Ridho Sinaga, mengapresiasi capaian para mahasiswanya. Ia menilai keberhasilan itu menunjukkan kemampuan mahasiswa Nusa Putra University dalam berpikir kritis, analitis, dan solutif terhadap isu strategis nasional.


“Prestasi ini membuktikan mahasiswa memiliki kapasitas akademik yang kompetitif di tingkat nasional. Kami bangga karena mereka mampu mengangkat isu ekologis dan hukum adat dengan pendekatan ilmiah yang kuat serta relevan dengan kondisi saat ini,” jelasnya.

Apresiasi juga disampaikan pihak Biro Kemahasiswaan Nusa Putra University melalui Gia Yosep Gunawan. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkarya, berkompetisi, dan membangun kontribusi nyata bagi masyarakat melalui bidang akademik.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani tampil, berpikir kritis, dan menghasilkan karya yang berdampak. Nusa Putra University akan terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ungkapnya.

 

Sumber: AZ

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Hilal Dzulhijjah 1447 H Tak Terlihat di Sukabumi, Penetapan Idul Adha Tunggu Sidang Isbat Kemenag Pusat

Kabar Daerah

KDM Tutup Final Puspa Swara Wanoja Sunda, Budaya Sunda Ditegaskan Jadi Perekat Masyarakat Jawa Barat

Kabar Daerah

Turnamen Catur Angkringan Imex Cafee Cinagen, Jadi Ajang Silaturahmi Pajampangan

Kabar Daerah

PWI Jabar Apresiasi Konferensi PWI Kabupaten Sukabumi, Abah Anom Terpilih Aklamasi

Kabar Daerah

Warga Tiga Desa dan TNI Swadaya Cor Beton Jalan Rusak di Pasirdengklok Sukabumi

Kabar Daerah

Hari Jadi ke-21 Desa Sukaharja Semarak, Ribuan Warga Rayakan Kebersamaan dan Doorprize

Kabar Daerah

Konferensi VI PWI Kabupaten Sukabumi Dorong Pers Profesional Kawal Pembangunan Daerah

Kabar Daerah

UMKM Herbal Cidahu Sukabumi Bertahan Sejak 1998, JAHE NU SAE Jaga Warisan Minuman Tradisional