Home / Sosial Ekonomi

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:13 WIB

UMKM “Oleh-Oleh Si Teteh” di Sukabumi Bertahan Sejak 2018, Andalkan Rasa Khas dan Harga Terjangkau

UMKM Oleh-Oleh Si Teteh di Cicurug Sukabumi bertahan sejak 2018 dengan produk camilan khas seperti sale wijen, basreng, dan keripik bayam berharga terjangkau/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID — UMKM “Oleh-Oleh Si Teteh” milik Hasanah di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, terus mempertahankan eksistensinya sebagai produsen makanan ringan rumahan sejak berdiri pada 2018. Usaha tersebut dikenal melalui beragam produk camilan khas dengan cita rasa rumahan dan harga yang terjangkau.

Berbagai produk yang dipasarkan di antaranya sale wijen Endolita, sale basah, makaroni bantet renyah, keripik bayam, hingga basreng atau bakso goreng yang diminati berbagai kalangan.

Nama “Oleh-Oleh Si Teteh” dipilih karena memiliki kedekatan emosional dengan kebiasaan keluarga yang identik mencari oleh-oleh dari sosok “teteh”. Nama tersebut kemudian dijadikan identitas usaha yang sederhana, mudah diingat, dan memiliki nilai cerita tersendiri.


“Nama ini diambil karena dari dulu keluarga kami sering mencari oleh-oleh dari teteh, jadi terasa dekat dan punya cerita sendiri,” ujar Hasanah.

Dengan harga mulai dari Rp12 ribu per kemasan, produk UMKM ini menyasar pasar yang luas, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Konsistensi rasa dan kualitas produksi menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan pelanggan.


Di tengah persaingan usaha makanan ringan, UMKM “Oleh-Oleh Si Teteh” masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam aspek permodalan dan pemasaran. Meski demikian, usaha tersebut tetap berupaya memperluas jangkauan pasar agar produk semakin dikenal masyarakat.

“Kendala kami saat ini ada di modal dan pemasaran, tapi kami tetap berusaha supaya produk bisa lebih dikenal luas,” tambahnya.

Dengan semangat dan ketekunan, Hasanah berharap UMKM yang dirintisnya dapat terus berkembang dan menjadi salah satu produk oleh-oleh khas Sukabumi yang dikenal lebih luas di masyarakat.

 

Sumber: RCL Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Bikin Haru! Janda Lansia di Sukabumi Segera Tempati Rumah Baru, Hasil Gotong Royong Donatur

Sosial Ekonomi

Sambut 10 Muharram 1448 H, GRIB Jaya Sukabumi Santuni 100 Anak Yatim dan Tegaskan Komitmen Berbagi Setiap Tahun

Sosial Ekonomi

Kisah UMKM Ranginang Flora, Bertahan Satu Dekade dengan Resep Tradisional dan Rasa Khas

Sosial Ekonomi

HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Jampangkulon Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis 

Sosial Ekonomi

Masuk Desil IV dan Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk dan Alami Katarak, Mak Mimin Akhirnya Dibantu Warga Bangun Rumah Baru

Sosial Ekonomi

Ratusan Warga Sukabumi Resmi Jadi Penerima PKH dan BPNT, Camat Ingatkan Jangan Salah Gunakan Bantuan

Sosial Ekonomi

BLT Dana Desa Jadi Rp150 Ribu per Bulan, 62 Keluarga di Sukabumi Tetap Bersyukur Terima Bantuan

Sosial Ekonomi

Ratusan Warga Sukabumi Dapat Kartu PKH dan BPNT Baru, Akses Bantuan Sosial Makin Mudah