Aksi gabungan serikat buruh saat mengawal penetapan rekomendasi UMK 2026 dikantor Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat persiapan peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) 2026 yang jatuh pada 1 Mei. Rapat berlangsung pada Jumat (24/4/2026) di Aula Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga berbagai organisasi serikat buruh.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, Kepala Bakesbangpol, perwakilan Polri dan TNI, serta sejumlah serikat buruh, di antaranya FSP TSK SPSI, FSP RTMM SPSI, DPC GSBI, DPC GARTEKS KSBSI, dan DPC KIKES KSBSI Kabupaten Sukabumi.
Rapat mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”, dengan fokus pada sinkronisasi agenda dan pengamanan rangkaian kegiatan May Day.
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/paud-posyandu-di-cibadak-ludes-dilalap-api-kerugian-capai-rp50-juta/
Sejumlah serikat buruh mulai memaparkan rencana kegiatan masing-masing, meski sebagian masih menunggu keputusan final dari organisasi pusat.
FSP TSK SPSI Kabupaten Sukabumi
Hingga saat ini masih menunggu keputusan resmi terkait agenda May Day 2026 yang akan dibahas dalam rapat internal lanjutan.
FSP RTMM SPSI Kabupaten Sukabumi
Berencana memberangkatkan sekitar tiga bus massa ke Jakarta untuk mengikuti aksi di Monas pada 1 Mei 2026, sesuai instruksi pimpinan pusat.
DPC SPN Kabupaten Sukabumi
Akan menggelar rangkaian kegiatan di daerah dan Jakarta. Kegiatan dimulai 28–30 April dengan santunan anggota di masing-masing PUK, dilanjutkan ke Jakarta pada 1 Mei, serta kegiatan hiburan, mancing, dan olahraga pada 2–3 Mei di wilayah Cibadak.
Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/iket-sunda-simbol-kesatuan-jati-diri-yang-bertahan-di-tengah-gempuran-zaman/
Ketua DPC KIKES KSBSI Kabupaten Sukabumi, Nendar Supriyatna, mengungkapkan rencana aksi besar yang akan digelar secara bertahap.

“Pada 30 April 2026, pihaknya akan menggelar kampanye ratifikasi konvensi ILO terkait penghapusan kekerasan terhadap tenaga kerja, dengan estimasi massa mencapai 700 orang di Pendopo Palabuhanratu,” ujarnya di Kantor Disnakertrans.
Tak hanya itu saja, Nendar menyatakan aksi akan berlanjut dengan agenda menginap di Gedung DPRD, dengan jumlah massa diperkirakan mencapai 3.500 orang. Puncaknya, pada 1 Mei 2026, pihaknya meminta kehadiran Anggota DPR RI Komisi IX, Zainul Munasichin, untuk menyerap aspirasi buruh.
Sementara itu, DPC GSBI Kabupaten Sukabumi menyoroti minimnya investasi dan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak. Mereka merencanakan aksi di Pendopo Sukabumi dengan estimasi massa sekitar 2.000 orang. Surat pemberitahuan aksi dijadwalkan dikirimkan pada hari yang sama.
Di sisi lain, DPC GARTEKS KSBSI Kabupaten Sukabumi memastikan akan mengikuti peringatan May Day di Monas, Jakarta, meski jumlah peserta yang diberangkatkan masih dalam pendataan internal.
Dengan berbagai agenda aksi yang telah dirancang, peringatan May Day 2026 di Sukabumi diharapkan akan berlangsung kondusif, dengan konsentrasi massa tersebar di sejumlah titik strategis, baik di daerah maupun di ibu kota.
Reporter: Sr1
Redaktur: Rapik Utama







