Koordinator Pengawas (Korwas) KCD Wilayah V Jawa Barat, Dadi Afyaman diwawancara awak media/ Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID — Konflik internal yang melanda SMK Taruna Tunas Bangsa (TTB) di Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, kian memanas dan berdampak langsung pada keberlangsungan pendidikan siswa.
Koordinator Pengawas (Korwas) KCD Wilayah V Jawa Barat, Dadi Afyaman, menegaskan pihaknya telah melakukan pemantauan sejak awal serta berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait keberlangsungan proses belajar.
“Kami sudah memantau sejak awal dan terus berkoordinasi, terutama terkait pelayanan pembelajaran,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Namun kondisi yang tak kunjung mereda memaksa langkah cepat diambil. Fokus utama kini dialihkan pada penyelamatan siswa, khususnya kelas 12 yang menghadapi tenggat kelulusan pada 5 Mei 2026.
Seluruh siswa kelas 12 diputuskan untuk dimutasikan ke SMK Dwiwarna sebagai langkah darurat guna memastikan proses kelulusan tetap berjalan.
“Ini langkah cepat agar siswa tidak dirugikan. Waktu mereka sudah sangat mepet,” tegasnya.
Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id
Sementara itu, siswa kelas 10 dan 11 diberikan opsi untuk melanjutkan pendidikan di sekolah lain, seperti SMK Insan Cita dan SMK Yasipa. KCD juga telah berkoordinasi dengan sekolah sekitar agar menerima siswa terdampak, dengan jaminan legalitas melalui sistem Dapodik yang telah dibuka kembali.
Di sisi lain, pihak pengawas menegaskan tidak akan mencampuri konflik internal antara sekolah dan yayasan. Namun, potensi pemeriksaan oleh Inspektorat mulai mengemuka.
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/spmb-2026-segera-dibuka-disdik-sukabumi-pastikan-sistem-lebih-transparan/
“Pemeriksaan kemungkinan akan ada, tinggal menunggu waktu,” kata Dadi.
Ia menekankan prioritas utama saat ini adalah memastikan siswa tidak menjadi korban dari konflik berkepanjangan.
“Yang terpenting, anak-anak diselamatkan dulu,” pungkasnya.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







