Home / Kabar Daerah

Selasa, 21 April 2026 - 18:34 WIB

Darurat Pendidikan! Konflik SMK Bantargadung Memanas, Siswa Kelas 12 Dipindahkan Massal

Koordinator Pengawas (Korwas) KCD Wilayah V Jawa Barat, Dadi Afyaman diwawancara awak media/ Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID — Konflik internal yang melanda SMK Taruna Tunas Bangsa (TTB) di Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, kian memanas dan berdampak langsung pada keberlangsungan pendidikan siswa.

Koordinator Pengawas (Korwas) KCD Wilayah V Jawa Barat, Dadi Afyaman, menegaskan pihaknya telah melakukan pemantauan sejak awal serta berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait keberlangsungan proses belajar.

“Kami sudah memantau sejak awal dan terus berkoordinasi, terutama terkait pelayanan pembelajaran,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Namun kondisi yang tak kunjung mereda memaksa langkah cepat diambil. Fokus utama kini dialihkan pada penyelamatan siswa, khususnya kelas 12 yang menghadapi tenggat kelulusan pada 5 Mei 2026.

Seluruh siswa kelas 12 diputuskan untuk dimutasikan ke SMK Dwiwarna sebagai langkah darurat guna memastikan proses kelulusan tetap berjalan.

“Ini langkah cepat agar siswa tidak dirugikan. Waktu mereka sudah sangat mepet,” tegasnya.

Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id

Sementara itu, siswa kelas 10 dan 11 diberikan opsi untuk melanjutkan pendidikan di sekolah lain, seperti SMK Insan Cita dan SMK Yasipa. KCD juga telah berkoordinasi dengan sekolah sekitar agar menerima siswa terdampak, dengan jaminan legalitas melalui sistem Dapodik yang telah dibuka kembali.

Di sisi lain, pihak pengawas menegaskan tidak akan mencampuri konflik internal antara sekolah dan yayasan. Namun, potensi pemeriksaan oleh Inspektorat mulai mengemuka.

“Pemeriksaan kemungkinan akan ada, tinggal menunggu waktu,” kata Dadi.

Ia menekankan prioritas utama saat ini adalah memastikan siswa tidak menjadi korban dari konflik berkepanjangan.

“Yang terpenting, anak-anak diselamatkan dulu,” pungkasnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Pemdes Bantargadung Klarifikasi Perbedaan Volume Pembangunan Jalan dengan Dokumen RAB

Kabar Daerah

Pengusaha Sukabumi Tuntut Pengembalian Dana Rp218,25 Miliar Terkait Kerja Sama Dapur MBG

Kabar Daerah

BPK PENABUR Cicurug Integrasikan STEM, Robotik, Coding, dan AI dalam Kurikulum: Siapkan Generasi Industri Masa Depan

Kabar Daerah

Warga Gotong Royong Tambal Jalan Rusak Perbatasan Bantargadung – Cikidang, Harapkan Perbaikan Permanen

Kabar Daerah

Tim Voli Putra Muspika Jampangkulon Juara Karang Taruna Cup Ciparay 2026

Kabar Daerah

Semarak Anak Ikuti Playdate Literasi Digital, Sukabumi Perkuat Peran Orang Tua Mendidik Generasi Cerdas Teknologi

Kabar Daerah

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Sukabumi Gaungkan Aksi Nyata Kelola Sampah dan Keadilan Iklim

Kabar Daerah

Heboh! Dari Kawasan Wisata Sukabumi, Ilmuwan Temukan Bakteri Baru yang Berpotensi Mengubah Dunia Industri dan Kesehatan