Kondisi ruang kelas dan bangunan SDN Kaum Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi/ Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Kondisi memprihatinkan bangunan SDN Kaum di Kampung Kaum, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan keselamatan siswa.
Plafon yang lapuk, serta beberapa ruang kelas yang tidak lagi layak pakai, memaksa pihak sekolah menggabungkan kegiatan belajar dalam satu ruangan. Situasi ini berdampak langsung pada kenyamanan dan efektivitas pembelajaran.

Guru Kelas V, Bento Sugandi, menyebut keterbatasan ruang menjadi persoalan utama. Dari total siswa sebanyak 57 orang, proses belajar harus disiasati dengan penggabungan kelas.
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/hikmah-syariah-dsn-mui-tegaskan-jual-beli-emas-digital-wajib-ada-fisiknya/
“Sebagian ruang tidak bisa digunakan karena berbahaya. Jadi kelas satu dua digabung, begitu juga kelas tiga empat,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Kerusakan bangunan disebut telah berlangsung sejak 2022 tanpa perbaikan signifikan. Bahkan, sejumlah ruang sengaja dikosongkan demi menghindari risiko kecelakaan akibat plafon yang rapuh.
- Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id
Kondisi semakin sulit saat hujan deras, karena air kerap masuk ke area sekolah hingga memaksa kegiatan belajar dihentikan lebih awal.
Keluhan dari siswa dan masyarakat pun terus bermunculan, mempertanyakan lambannya penanganan. Meski pengajuan perbaikan telah dilakukan, hingga kini belum ada realisasi.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar fasilitas pendidikan tersebut segera diperbaiki, demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan layak bagi siswa.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pengawas SD atau pengurus kecamatan PGRI Warungkiara dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







