Home / Pemerintahan

Rabu, 8 April 2026 - 10:59 WIB

Viral Timbangan Ikan Diduga Curang di Palabuhanratu, Ancaman Serius bagi Kepercayaan Wisatawan!

Rakor Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi membahas Viral dugaan timbangan pedagang ikan curang di Palabuhanratu/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Viral dugaan praktik timbangan ikan curang di kawasan Palabuhanratu memicu kekhawatiran serius terhadap citra pariwisata Kabupaten Sukabumi. Di tengah gencarnya promosi wisata pesisir selatan, kasus ini justru berpotensi merusak kepercayaan wisatawan.

Kasus mencuat setelah seorang warganet mengaku membeli ikan laut dari pedagang asongan dengan klaim berat 2 kilogram. Namun, saat ditimbang ulang di rumah, beratnya hanya sekitar 1 kilogram. Unggahan tersebut viral dan memicu banyak pengakuan serupa dari pengguna media sosial lainnya.

Menanggapi hal ini, dalam rakor lintas sektoral.
Ali Iskandar menilai praktik perdagangan tidak jujur dapat berdampak luas terhadap reputasi daerah wisata. Ia menegaskan, kepercayaan wisatawan merupakan aset utama yang tidak boleh rusak oleh ulah segelintir oknum.

“Kasus seperti ini memprihatinkan karena bisa merusak citra wisata daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi humas Dispar pada Selasa (7/4/2026).

Secara ekonomi, dampaknya tidak hanya sebatas kerugian pembeli. Dalam industri pariwisata, pengalaman negatif wisatawan dapat menyebar cepat dan memengaruhi keputusan orang lain untuk berkunjung.

Jika dibiarkan, efeknya bisa berantai. Wisatawan yang kecewa berpotensi enggan kembali, bahkan memperingatkan orang lain untuk memilih destinasi lain.

Baca Juga: https://mediaaksara.id/fitnah-kami-didzolimi-mui-sukabumi-bongkar-fakta-proyek-gedung-rp3-miliar-tak-tahu-lelang-tak-kelola-uang-panitia-diminta-tanggung-jawab/

Padahal, kawasan Geopark Palabuhanratu merupakan salah satu penggerak utama ekonomi wisata pesisir selatan Jawa Barat. Ribuan wisatawan rutin datang menikmati pantai, kuliner laut, hingga wisata bahari.

Sejumlah pihak pun mendorong penguatan pengawasan di kawasan wisata, termasuk penertiban pedagang asongan serta edukasi praktik perdagangan yang jujur. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga reputasi wisata daerah.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa dalam sektor pariwisata, satu tindakan tidak jujur dapat berdampak besar. Reputasi yang dibangun bertahun-tahun bisa runtuh hanya karena ulah segelintir oknum.

Viral Timbangan Ikan Curang di kawasan Darmaga Palabuhanratu Ancam Kepercayaan Wisatawan Sukabumi

Reporter: Asep M’rhe

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Gebyar Sipenyu Sukabumi Bikin Heboh: 10 Kadus dan 7 Desa Diguyur Penghargaan, Ada Hadiah Umrah!

Pemerintahan

Lima Personel Polisi Dipecat Tanpa Hadir, Kapolres Sukabumi Ungkap Pesan Tegas Disiplin Polri ‎

Pemerintahan

518 ASN Kota Sukabumi Masuk Data PPATK, Inspektorat: 120 Diperiksa, Sanksi Berat Bisa Berujung Pemecatan

Pemerintahan

Prioritas Desil 1: 98 Keluarga Siswa Sekolah Rakyat Phalamartha Sukabumi Dapat Bantuan Rehab Rumah Kemensos

Pemerintahan

TKD Dipangkas, Bupati Sukabumi Ungkap Strategi Perubahan APBD 2026: Prioritas Pembangunan Jadi Sorotan

Pemerintahan

Abu Vulkanik Krakatau Ganggu Kualitas Udara, Siswa PAUD hingga SMP di Sukabumi Belajar dari Rumah

Pemerintahan

Progres Kantor Kecamatan Gunung Puyuh Capai 35 Persen, Struktur dan Atap Mulai Terpasang ‎

Pemerintahan

Karhutla Merebak di Sukabumi, Perhutani Perkuat Patroli dan Pos Pemantauan