Home / Kabar Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 10:20 WIB

Di Kaki Halimun Salak, Sawah Desa Jadi Benteng Pangan dan Penjaga Alam

Hamparan sawah di kaki Halimun Salak, Cipeutey Kabandungan Kabupaten Sukabumi, tak hanya jadi sumber penghidupan petani, tetapi juga berperan penting sebagai penyangga pangan desa dan keluarga / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Hamparan padi menguning membentang di Kampung Cisarua, Blok Cipeuteuy, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Di balik lanskap yang menenangkan itu, tersimpan peran penting sawah sebagai penyangga pangan sekaligus penjaga keseimbangan lingkungan desa.

Memasuki masa panen, bulir padi terlihat mulai merunduk dengan warna kuning merata. Kondisi ini menandakan tanaman telah matang dan diperkirakan siap dipanen dalam satu hingga dua minggu ke depan.

Persawahan di wilayah ini berada di kaki koridor hutan Halimun Salak, menjadikannya bagian dari ekosistem yang saling terhubung antara hutan dan permukiman. Ketersediaan air yang bersumber dari kawasan hutan menjadi penopang utama keberlangsungan pertanian warga.

Petani setempat, Ujang (52), mengungkapkan musim tanam kali ini berjalan cukup baik. Ia memperkirakan hasil panen dapat mencapai lima hingga enam ton gabah per hektare, selama tidak terganggu cuaca ekstrem maupun serangan hama.

“Alhamdulillah kondisi padi bagus. Kalau cuaca aman sampai panen, hasilnya bisa lima sampai enam ton per hektare,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Namun, bagi Ujang, hasil panen tersebut sebagian besar hanya cukup untuk kebutuhan keluarga. Skala produksi yang terbatas membuat ia jarang menjual gabah ke pasar.

“Biasanya untuk makan keluarga saja. Kalau ada sisa baru dijual,” katanya.

Untuk menopang ekonomi, Ujang melakukan diversifikasi usaha dengan memelihara domba serta menanam sayuran di lahan sekitar rumah. Pola ini menjadi strategi bertahan petani di kawasan kaki hutan.

Lebih dari sekadar sumber pangan, sawah di koridor Halimun Salak juga berfungsi sebagai penyangga ekologis. Lahan pertanian menjadi batas alami antara hutan dan permukiman, sekaligus menjaga tata air dan kesuburan tanah.

 

Reporter: Asep M’rhe

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Musim Kemarau Mengancam, Camat Jampangkulon Keluarkan Peringatan Keras: Jangan Bakar Lahan!

Kabar Daerah

Mahasiswa KKM STKIP Bina Mutiara Hadirkan Rumah Literasi Desa di Kalibunder, Warga Kini Punya Pojok Baca Gratis

Kabar Daerah

Gebyar HUT Ke-81 RI, Kecamatan Jampangkulon Matangkan Lomba Olahraga Antar Desa

Kabar Daerah

Aksi Nyata YFSBBP Kalibunder, Gotong Royong Bangun Jalan Menuju Pesantren Bersama Warga

Kabar Daerah

Awal Tahun Ajaran, SDN Purwasedar Libatkan Komite dan Orang Tua Pelajar, Bahas Program Sekolah 

Kabar Daerah

Mahasiswa KKN dan LSM Dampal Jurig Hijaukan Sukabumi, Ratusan Pohon Ditanam di Gunung Halimun Salak

Kabar Daerah

Kuota Haji 2027 Berubah Jadi 230 Calon, Kemenhaj Sukabumi Ingatkan Satu Syarat Wajib Sebelum Berangkat

Kabar Daerah

Di Balik Usaha Tambang di Gunungguruh, Camat dan Kades Ungkap Fakta soal Izin dan Respons Warga