Penasehat PWI Kabupaten Sukabumi, Aam Abdul Salam saat Podcast Klarifikasi di Kantor PWI Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 bertema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” menjadi momentum refleksi bagi insan pers, khususnya di Kabupaten Sukabumi.
Aam Abdul Salam, Penasehat PWI Kabupaten Sukabumi, menegaskan pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga instrumen penting menciptakan kondusivitas sosial dan kepercayaan investor.
Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, dan industri manufaktur. Melalui pemberitaan yang objektif dan kredibel, termasuk soal pembangunan infrastruktur strategis seperti Tol Bocimi.
Menurutnya, investor sangat sensitif terhadap isu sosial, keamanan, dan kepastian hukum. Karena itu, pers dituntut berpegang pada Kode Etik Jurnalistik untuk menangkal hoaks, meredam provokasi, serta menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.
Baca: https://mediaaksara.id/prestasi-pencak-silat-jampangkulon-di-kejuaraan-kabupaten-sukabumi-raih-18-medali/
Meski mendukung investasi, pers tetap harus menjalankan fungsi menghibur, edukasi serta kontrol sosial. Kritik konstruktif terhadap birokrasi, lingkungan, dan tata kelola pemerintahan justru menjadi nilai tambah demi memastikan investasi memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Memasuki 2026 di tengah tantangan ekonomi global, Aam berharap pers di Sukabumi terus bertransformasi menjadi mitra strategis pembangunan, sekaligus pilar demokrasi yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kepentingan publik,” ujarnya yang juga Penasehat SMSI Sukabumi Raya,
Sumber: Aab
Redaktur: Rapik Utama







