Home / Pemerintahan

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:56 WIB

Sinergi Bangun Harapan, Pemkab Sukabumi Siapkan 166 Hunian Tetap untuk Korban Bencana

Disperkim melakukan survei assesmen pasca bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama unsur pengusaha dan komunitas menunjukkan komitmen dalam penanggulangan pascabencana melalui kolaborasi pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.

Program ini menyasar sejumlah wilayah pasca dan rawan bencana, di antaranya Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, serta Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.

Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Rudi Abdulah, menjelaskan agenda pembangunan hunian tetap di wilayah Gegerbitung menjadi prioritas tahap kedua setelah di Cikadu Palabuhanratu.

Baca: https://mediaaksara.id/diterpa-isu-inkonsitusional-ketua-ppm-kota-sukabumi-buka-suara-muscab-xi-sah-dan-mantan-ketua-hadir/

“Untuk Suradita, Ciengang Gegerbitung, itu menjadi prioritas kedua. Saat ini kami masih menunggu proses persiapan lahan dari BPBD dan BPN. Setelah semuanya siap, baru bisa kami intervensi pelaksanaannya. Informasinya, proses bisa rampung beberapa bulan ke depan setelah tahapan dari DPUTR selesai,” ujar Rudi saat ditemui di Pendopo Sukabumi, Jumat (23/01/2026).

Rudi mengungkapkan, jumlah kepala keluarga (KK) penerima manfaat sementara tercatat sebanyak 63 KK, dengan potensi tambahan hingga sekitar 100 KK. Namun demikian, angka tersebut masih bersifat fluktuatif dan terus diverifikasi.

Baca: https://mediaaksara.id/angin-kencang-landa-sagaranten-pohon-tumbang-rusak-rumah-dan-ganggu-jalan-provinsi/

“Setiap unit hunian akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 60 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 36 meter persegi. Sebanyak 100 unit akan dibangun di Palabuhanratu dan sisanya di wilayah Gegerbitung ,” tambahnya.

Ia menegaskan lokasi relokasi di Gegerbitung akan disamakan dengan konsep hunian di Cikadu, Palabuhanratu, yang telah dinyatakan layak berdasarkan kajian kebencanaan.

“Lokasi tersebut sudah masuk kajian BMKG dan dinyatakan aman serta layak untuk relokasi,” tegas Rudi mewakili Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi.

 

Reporter: De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

TMMD Kodim 0622 Sukabumi Hadirkan Air Bersih bagi SD dan 60 KK Warga Ciemas

Pemerintahan

Tripartit Sukabumi Bahas Iklim Investasi dan Perlindungan Pekerja

Pemerintahan

Perluas Akses Keuangan Masyarakat, Pemkab Sukabumi Perkuat Dukungan bagi UMKM ‎

Pemerintahan

‎Ironi Kelistrikan Nasional, Hampir 70 Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Belum Teraliri Listrik

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan