Home / Peristiwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:56 WIB

Longsor Susulan Terjang Ruas Kiaradua–Bagbagan, Kendaraan Nekat Terjebak Meski Sudah Diperingatkan Petugas

Longsor susulan kembali terjadi di Cimapag, Simpenan, Sukabumi, menutup ruas Jalan Kiaradua–Bagbagan. Sejumlah kendaraan terjebak akibat nekat melintas meski sudah diperingatkan petugas / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Longsor susulan kembali terjadi di titik longsor Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (14/01/2026) sore. Peristiwa dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang masih mengguyur wilayah tersebut.

Akibat longsor susulan, ruas Jalan Kiaradua–Bagbagan kembali tertutup material lumpur dan tanah dengan ketebalan cukup signifikan. Sejumlah kendaraan dilaporkan sempat terjebak karena nekat melintas, meskipun telah diperingatkan oleh petugas di lapangan.

Penilik Jalan Nasional Bagbagan–Jampangkulon dari Dinas Pekerjaan Umum, Deni Wahid Laksmana, menjelaskan longsor susulan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan deras masih berlangsung.

Baca: https://mediaaksara.id/heboh-video-narasi-kades-arogan-kepala-desa-bojongraharja-buka-suara-preman-kampung-diduga-mabuk-dan-lempar-batu/

“Terjadi longsor susulan sekitar pukul 15.00 WIB. Badan jalan yang sebelumnya sudah sempat terbuka kembali tertutup material lumpur dan tanah cukup tebal, sehingga sulit dilintasi,” ujar Deni.

Ia menyayangkan masih adanya pengendara yang tidak mengindahkan arahan petugas. Bahkan, beberapa kendaraan tetap memaksa melintas ketika proses evakuasi belum dilakukan.

“Saat longsor susulan belum dikerjakan, ada kendaraan yang langsung masuk. Kendaraan sempat ambles, sudah disuruh mundur dan menjauh, dikira tidak akan maju lagi, tapi malah nekat maju kembali hingga akhirnya terjebak,” ungkapnya.

Baca: https://mediaaksara.id/bpbd-sukabumi-rilis-r3p-langkah-terpadu-penanganan-bencana-fokus-rehabilitasi-dan-rumah-terdampak/

Perilaku pengendara yang memaksakan diri tersebut dinilai tidak hanya membahayakan keselamatan pribadi, tetapi juga mengganggu proses penanganan longsor.

“Kalau banyak pengendara seperti ini, jadinya menyulitkan semua pihak. Alat berat pun terganggu operasinya,” tegas Deni.

Baca: https://mediaaksara.id/hujan-ekstrem-picu-longsor-dan-robohnya-tpt-jabar-istimewa-ppk-dinas-bmpr-proyek-7-miliar-di-lima-titik-dibangun-sesuai-standar/

Pihaknya pun mengimbau seluruh pengguna jalan agar mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran evakuasi dan keselamatan bersama.

“Kami berharap ada kerja sama yang baik. Tolong patuhi arahan petugas agar titik longsor ini bisa segera dilintasi kembali dengan aman. Kami bekerja 24 jam supaya arus lalu lintas tidak terhambat,” pungkasnya.

 

Sumber: @Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa BEM Nusantara Jabar Gelar Aksi di Sukabumi

Peristiwa

Remaja Asal Sukabumi Diduga Jadi Korban TPPO di Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan ‎

Peristiwa

Damkar Evakuasi Pria 53 Tahun yang Terjatuh ke Sumur di Sukabumi, Korban Selamat

Peristiwa

Kebakaran Lahan Dekat Warga Cibolang Sukabumi, Damkar Padamkan Api di Kebun Bambu dan Ilalang 

Peristiwa

Angkot Terbakar di Cisaat Sukabumi, Pemilik Alami Luka Bakar Usai Terdengar Ledakan

Peristiwa

Satreskrim Polres Sukabumi Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Perkebunan Jati Ciemas ‎

Peristiwa

‎Sapi Warga Tegalbuleud Jatuh ke Sumur Tua, Evakuasi Damkar Berlangsung Hampir Dua Jam

Peristiwa

Tabrakan Dua Truk di Parungkuda Sukabumi, Tiga Orang Luka  ‎