Home / Kabar Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kisah Warga Prasejahtera Lumpuh 3 Tahun, Relawan Sukabumi Antar Yayan ke Rumah Sehat Lembur Pakuan

Relawan KDM membawa warga Citamiang kota Sukabumi ke Rumah Sehat Lembur Pakuan Dedi Mulyadi di Subang/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan relawan kemanusiaan. Egi Sonia relawan KDM Kota dan Kabupaten Sukabumi membawa Yayan Alfian, warga tidak mampu asal RT 04 RW 02, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, ke Rumah Sehat Lembur Pakuan milik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Subang.

Yayan Alfian (58 Th) sebelumnya viral di media sosial setelah mengeluhkan kondisi kesehatannya yang kian memprihatinkan. Selama tiga tahun terakhir, ia menderita penyakit saraf kejepit hingga mengalami kelumpuhan dan tidak dapat berjalan. Dalam kondisi memprihatinkan, Yayan hanya bisa berdiam diri di rumah tanpa pendampingan keluarga, lantaran istri dan anaknya meninggalkan dirinya saat kondisi ekonomi dan kesehatannya terpuruk.

Selain persoalan kesehatan, Yayan juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap tidak adanya solusi konkret dari aparat pemerintah setempat selama bertahun-tahun. Ia mengaku belum mendapatkan penanganan yang layak meski kondisinya semakin memburuk dan keterbatasan ekonomi semakin menghimpit.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-rumah-warga-sukabumi-tak-kunjung-dibantu-gubernur-jabar-kdm-pemkab-belum-ajukan-ke-provinsi/

Melihat kondisi tersebut, Egi Sonia bersama tim relawan KDM bergerak cepat. Mereka menegaskan aksi kemanusiaan tidak harus menunggu status atau keanggotaan tertentu.

“Siapapun berhak membantu siapapun dalam kegiatan sosial. Tidak harus menjadi bagian dari tim manapun terlebih dahulu. Jika kita melihat orang yang membutuhkan di depan mata, maka bantulah selama kita mampu,” ungkap Egi Sonia pada Selasa (13/11/2026).

Langkah membawa Yayan ke Rumah Sehat Lembur Pakuan pada Senin (12/1/2026) diharapkan menjadi titik awal pemulihan dan harapan baru bagi dirinya, baik dari sisi kesehatan maupun pendampingan sosial.

Baca: https://mediaaksara.id/bpk-temukan-dugaan-rp27-miliar-bem-ptnu-sukabumi-bina-marga-kerja-apa-pengawasan-abai-pembangunan-siluman/

Relawan KDM berharap kejadian menjadi bahan evaluasi bagi aparat pemerintah setempat, mulai dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah kota, agar lebih peka dan responsif terhadap warganya yang berada dalam kondisi sulit.

“Negara harus hadir. Warga yang terpuruk dan membutuhkan pertolongan tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri,” tegas Egi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial adalah tanggung jawab bersama, serta pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam memastikan setiap warga mendapatkan hak layanan dasar berupa kesehatan dan perlindungan sosial.

 

Sumber : Relawan KDM

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

APDESI Sukalarang Sukabumi Tegaskan Tak Ada Pungutan dan Tekanan dari Kecamatan

Kabar Daerah

Pelajar Asal Sukabumi Ukir Prestasi Akademik dan Musik, Raffa Akmal Siap Menuju Olimpiade Pramuka Indonesia

Kabar Daerah

Polemik Menu MBG di Bantargadung Jadi Sorotan, Penyelenggara Janjikan Evaluasi Menyeluruh
PWI Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat menanamkan nilai pengorbanan, kejujuran, solidaritas, dan bijak bermedia sosial dalam momentum Iduladha 1447 H / Foto: Istimewa

Kabar Daerah

PWI Kabupaten Sukabumi Ajak Masyarakat Teladani Nilai Pengorbanan dan Kejujuran di Momentum Iduladha 1447 H

Kabar Daerah

KPID Jabar Luncurkan Anugerah Penyiaran 2026, Dorong Penyiaran Peduli Lingkungan dan Mitigasi Bencana

Kabar Daerah

SKAUD ke-2 Misbahul Aulad Sukabumi Dorong Kreativitas Anak dan Pendidikan Karakter Sejak Dini

Kabar Daerah

Lautan Biru di Nagrak! Euforia Bupati dan DPRD Sukabumi Rayakan Persib Juara Bersama Ribuan Bobotoh

Kabar Daerah

Nobar Persib vs Persijap di Sukabumi Diserbu Ribuan Bobotoh, Gebyar Olahraga dan UMKM Jadi Magnet Warga