Home / Pemerintahan

Kamis, 25 Desember 2025 - 09:23 WIB

Jalan Rusak Jadi Sorotan! DPUTR Kota Sukabumi Tancap Gas Perbaikan Demi Keselamatan Warga

Petugas DPUTR Kota Sukabumi tengah melakukan perbaikan jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi / Foto: MediaAksara

MEDIAKSARA.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi terus memacu program perbaikan dan pemeliharaan jalan dengan skema berbasis prioritas. Fokus utama diarahkan pada ruas jalan dengan tingkat kerusakan tinggi yang dinilai berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan dan berdampak langsung pada kelancaran mobilitas masyarakat.

Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto, menyampaikan sejumlah titik rawan menjadi perhatian serius, mulai dari jalan penghubung antarpemukiman, ruas dengan volume lalu lintas tinggi, akses menuju fasilitas pelayanan publik seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat ekonomi, hingga jalan di wilayah rawan bencana serta area dengan sistem drainase kurang optimal. Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Kamis (25/12/2025).

“Penentuan prioritas dilakukan secara objektif berdasarkan indikator yang jelas, seperti lalu lintas harian rata-rata, tingkat dan jenis kerusakan jalan, fungsi strategis ruas jalan, serta dampaknya terhadap keselamatan pengguna,” ujar Sony.

Baca: https://mediaaksara.id/proyek-jalan-rp483-juta-di-warungkiara-mendadak-terhenti-warga-cibungur-kecewa-hingga-tagih-hak-belum-dibayar/

Ia menambahkan, aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), laporan warga, serta hasil survei teknis dan penilaian kondisi jalan secara berkala turut menjadi dasar utama dalam menetapkan skala prioritas perbaikan.

Dalam mendukung pelaksanaan program, DPUTR Kota Sukabumi telah dilengkapi dengan sejumlah alat berat, peralatan pemeliharaan rutin, serta kendaraan operasional lapangan. Namun demikian, Sony mengakui masih terdapat keterbatasan, baik dari sisi jumlah peralatan yang belum sebanding dengan luas wilayah dan panjang jaringan jalan, maupun kondisi sebagian alat yang sudah berusia tua.

“Kami terus mengoptimalkan alat yang tersedia dan menyusun penjadwalan pekerjaan secara cermat. Dalam kondisi tertentu, kami juga memanfaatkan dukungan pihak ketiga agar target pekerjaan tetap tercapai,” jelasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/pwi-kabupaten-sukabumi-audiensi-dengan-iman-adinugraha-dorong-kolaborasi-literasi-dan-pembangunan-daerah/

Selain keterbatasan alat, DPUTR juga menghadapi sejumlah kendala lain, seperti kerusakan jalan yang kembali terjadi akibat beban kendaraan berlebih, sistem drainase yang kurang optimal, faktor cuaca, keterbatasan sumber daya manusia teknis, hingga keterbatasan anggaran. Proses penyesuaian terhadap regulasi dan mekanisme pengadaan yang memerlukan tahapan administratif juga menjadi tantangan tersendiri.

Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto / Foto: Istimewa
Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto / Foto: Istimewa

Untuk mendukung keberlanjutan program, anggaran perbaikan dan pemelihar@an jalan dialokasikan setiap tahun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan. Anggaran tersebut mencakup pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, hingga peningkatan kualitas jalan di ruas-ruas strategis.

Ke depan, DPUTR Kota Sukabumi menargetkan peningkatan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan mel@lui pendekatan berbasis data, penguatan pemeliharaan preventif, penerapan standar teknis yang konsisten, modernisasi peralatan, serta peningkatan dukungan anggaran.

Baca:https://mediaaksara.id/sterilisasi-gereja-jelang-natal-dan-tahun-baru-aparat-pastikan-ibadah-umat-kristen-di-palabuhanratu-aman/

Sebagai tolak ukur keberhasilan program, DPUTR menggunakan sejumlah indikator kinerja, seperti persentase kondisi jalan mantap, penurunan tingkat kerusakan, peningkatan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, kesesuaian antara rencana dan realisasi pekerjaan, serta tingkat kepuasan masyarakat.

“Evaluasi kami lakukan secara berkala melalui monitoring dan inspeksi lapangan, laporan teknis, serta umpan balik masy@rakat. Hasil evaluasi menjadi dasar penentuan kebijakan dan prioritas perbaikan jalan selanjutnya,” pungkas Sony.

 

Reporter: Ronald Alexsander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kejari Sukabumi Musnahkan 161.492 Butir Obat Terlarang, Komitmen Perang Melawan Narkoba

Pemerintahan

Revitalisasi Jembatan Gantung Prima Jantake Kebonpedes Resmi Dibuka, Perkuat Akses Warga dan Dorong Ekonomi

Pemerintahan

Proyek Rp5,4 Miliar di Gunung Puyuh Dikawal Ketat, Inspektorat Sukabumi Pastikan Tak Ada Ruang bagi Korupsi

Pemerintahan

Jutaan Warga Berpeluang Dapat Keringanan Iuran BPJS, Anggota Komisi IX DPR RI Ungkap Program Perlindungan Pekerja, DTSEN dan JKN

Pemerintahan

Forkopimda dan Pemkab Sukabumi Turun ke Sawah, Penanaman Perdana Jadi Langkah Nyata Perkuat Ketahanan Pangan

Pemerintahan

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Sukabumi Kota Tegaskan Keamanan Bukan Hanya Tugas Polri

Pemerintahan

Program Jabar BEREHAN Resmi Diluncurkan, ASN Kini Bisa Menabung Kurban Sambil Dongkrak Ekonomi Peternak Lokal

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Tingkatkan Irigasi Leuwi Bangga, Pasokan Air 70 Hektare Sawah Makin Optimal