Home / Kabar Daerah

Minggu, 21 Desember 2025 - 08:06 WIB

Retakan Tanjakan Baeud Kembali Ancam Jalan Nasional Palabuhanratu–Sukabumi

Penampakan rambu lalu lintas dan laju kendaraan di Ruas Jalan Nasional Tanjakan Baeud, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Pengguna Jalan Nasional Palabuhanratu–Sukabumi diminta meningkatkan kewaspadaan. Retakan kembali muncul di ruas Tanjakan Baeud, tepatnya di Kampung Baeud Hilir RT 02 RW 03, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (20/12/2025).

Retakan memanjang ditengah kini membelah badan jalan tersebut diduga dipicu oleh pergerakan tanah. Kondisi ini menjadi sinyal bahaya nyata bagi keselamatan pengguna jalan, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital penghubung menuju Palabuhanratu dan sekitarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, retakan yang awalnya kecil kini melebar dan memotong sebagian besar badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas dari dua arah terpaksa menggunakan satu jalur secara bergantian, sehingga memperlambat laju kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca: https://mediaaksara.id/tangani-kasus-kekerasan-anak-uptd-ppa-palabuhanratu-tegaskan-perlindungan-hak-korban/

Situasi semakin rawan ketika hujan turun atau pada malam hari dengan jarak pandang terbatas. Pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintasi lokasi tersebut.

Padahal sebelumnya, ruas jalan ini sempat mendapat penanganan dari pihak PU Bina Marga melalui penambalan. Namun, upaya perbaikan tersebut dinilai belum mampu menahan laju kerusakan akibat pergerakan tanah yang terus berulang.

Baca: https://mediaaksara.id/tol-ciawi-sukabumi-dikebut-lahan-kampus-nusa-putra-masuk-psn-target-fungsional-april-2026/

Warga setempat menyebut, persoalan pergerakan tanah di kawasan Tanjakan Baeud merupakan masalah lama yang belum pernah ditangani secara tuntas. Fenomena serupa, kata mereka, sudah kerap terjadi sejak puluhan tahun lalu.

“Jalan nasional di Tanjakan Baeud sudah retak lagi. Baru kemarin ditambal, sekarang sudah belah kembali. Kendaraan cuma bisa lewat sebelah dan harus bergantian,” ujar Roni (46), warga sekitar.

Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat dan pengguna jalan. Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah serius dan permanen sebelum kerusakan semakin parah dan berujung pada amblasnya badan jalan.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Soroti Rencana Batalyon 345 Maung Sancang, Ratusan Petani Bagja Sutra Terancam Terdampak ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil Warudoyong Gelar Karya Bakti Jelang Musim Hujan ‎

Kabar Daerah

151 Siswa-Guru SMKN 1 Gunungguruh Alami Gejala, Dinkes Sukabumi Menunggu Hasil Lab, SPPG dan SMK Belum Respon

Kabar Daerah

‎Ingat! Ketua PWI Jabar Soroti Wartawan Tak Terjebak Kecepatan di Tengah Fenomena Post-Truth

Kabar Daerah

Viral! 151 Siswa dan Guru SMKN 1 Gunungguruh Mengeluh Sakit, MBG Jangan Sampai Berubah Jadi “Makan Bikin Gelisah”

Kabar Daerah

SDN Cimanggu 2 Sukamulya Dikabarkan Akan Direlokasi, Pihak Sekolah: Belum Ada Informasi Resmi ‎

Kabar Daerah

MTs Al Fakhriyah Jampangkulon Borong 13 Gelar di AKSIOMA KKMTs Waluran ‎

Kabar Daerah

Mukerda MUI Sukabumi Dorong Penguatan Keagamaan dan Kerukunan Umat