Home / Kabar Daerah

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:50 WIB

Skandal Dana Desa Ciheulang Tonggoh Rp561 Juta Raib, Kades Akui Lalai, Ketua BPD Angkat Suara!

Kantor Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi dan Ilustrasi Tikus Pelaku Korupsi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Heboh dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 mengguncang Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Bendahara des@ berinisial R diduga menggelapkan dana desa dengan total kerugian mencapai Rp561 juta dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

Kepala Desa Ciheulang Tonggoh, Mulyadi, sebelumnya pada Rabu (17/12/2025) mengaku lalai dan terkejut atas peristiwa tersebut. Dugaan penggelapan baru terungk@p setelah bendahara desa tidak masuk kerja dan sulit dihubungi sejak 5–6 Desember 2025.

” Saya akui lalai, kaget dan shock. Setelah dikonfirmasi, sejak tanggal 5 sampai 6 Desember 2025 yang bersangkutan tid@k ada di kantor. Telepon tidak aktif dan tidak bisa dihubungi,” ujar Mulyadi kepada awak media saat ditemui di Kantor Desa Ciheulang Tonggoh.

Baca: https://mediaaksara.id/di-balik-problematika-pemilu-2024-kpu-sukabumi-bongkar-peran-media-lewat-podcast-kilas-balik-demokrasi/

Kecurigaan semakin menguat setelah pihak pemerintah desa melakukan pengecekan melalui Sistem Keuangan Desa (Siskudes) serta melaporkannya ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Dari hasil pemeriks@an awal, dana desa diketahui telah digunakan tanpa sepengetahuan pemerintah desa.

“Setelah dibuka, ternyata uang sudah digunakan semuanya. Mulai dari insentif RT/RW, program ketahanan pangan, hingga berbagai kegiatan lainnya,” ungkap Mulyadi.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ciheulang Tonggoh, Deni, saat dikonfirmasi mel@lui sambungan seluler pada Kamis (18/12/2025), membenarkan adanya indikasi kuat penggelapan dana desa oleh bendahara yang berdomisili di Desa Ciheulang Tonggoh.

Baca: https://mediaaksara.id/musda-xi-mui-jabar-tetapkan-dr-kh-aang-abdullah-zein-sebagai-ketua-periode-2025-2030/

Ia mengaku sangat terpukul dengan kejadian tersebut. Deni juga mengungkapkan ad@nya dugaan pemalsuan cap dan tanda tangan BPD dalam sejumlah dokumen administrasi desa.

“Terkait pengawasan, BPD tidak hanya mengawasi kinerja kepala desa, tetapi juga mendorong peran serta masyarakat. Duga@n pemalsuan cap dan tanda tangan BPD juga sudah diketahui, termasuk pejabat Pak Camat ” cetusnya.

Baca: https://mediaaksara.id/hujan-deras-picu-rumah-ambruk-di-cisolok-2-kk-terpaksa-mengungsi/

Menurut Deni, saat ini Inspektorat Kabupaten Sukabumi telah turun l@ngsung melakukan pemeriksaan di kantor desa. Pihak desa diminta untuk segera melengkapi seluruh data administrasi sebagai bahan audit.

“Yang datang kemarin dari Inspektorat. Informasi data administrasi harus sudah selesai. Untuk tindak lanjut hukum, k@mi menunggu tahapan dan hasil pemeriksaan dari Inspektorat,” jelasnya.

Baca:https://mediaaksara.id/bagjasutera-bantah-isu-alih-fungsi-lahan-tegaskan-komitmen-jaga-resapan-air-sukabumi/

Disinggung terkait besaran pasti dana yang digelapkan, Deni mengaku belum mengetahui secara rinci k@rena proses audit masih berjalan. Namun, selain Dana Desa, terdapat dugaan dana lain seperti bantuan provinsi (Banprov) Jawa Barat.

Meski demikian, kondisi masyarakat Desa Ciheulang Tonggoh hingga s@at ini terpantau aman dan kondusif, sembari menunggu perkembangan hasil pemeriksaan dan langkah hukum selanjutnya dari pihak berwenang.

Hingga berita diterbitkan, upaya konfirmasi MediaAksara kepada kepala Inspektorat Kabupaten Sukabumi dan C@mat Cibadak belum memberikan tanggapan resmi.

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Soroti Rencana Batalyon 345 Maung Sancang, Ratusan Petani Bagja Sutra Terancam Terdampak ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil Warudoyong Gelar Karya Bakti Jelang Musim Hujan ‎

Kabar Daerah

151 Siswa-Guru SMKN 1 Gunungguruh Alami Gejala, Dinkes Sukabumi Menunggu Hasil Lab, SPPG dan SMK Belum Respon

Kabar Daerah

‎Ingat! Ketua PWI Jabar Soroti Wartawan Tak Terjebak Kecepatan di Tengah Fenomena Post-Truth

Kabar Daerah

Viral! 151 Siswa dan Guru SMKN 1 Gunungguruh Mengeluh Sakit, MBG Jangan Sampai Berubah Jadi “Makan Bikin Gelisah”

Kabar Daerah

SDN Cimanggu 2 Sukamulya Dikabarkan Akan Direlokasi, Pihak Sekolah: Belum Ada Informasi Resmi ‎

Kabar Daerah

MTs Al Fakhriyah Jampangkulon Borong 13 Gelar di AKSIOMA KKMTs Waluran ‎

Kabar Daerah

Mukerda MUI Sukabumi Dorong Penguatan Keagamaan dan Kerukunan Umat