Home / Pemerintahan

Minggu, 7 Desember 2025 - 13:51 WIB

Perangi AIDS Tanpa Stigma: Ketua DPRD Sukabumi Desak Pemerintah Perkuat Edukasi dan Layanan Kesehatan

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali diwawancara awak media di Gedung Pendopo / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan pentingnya langkah intensif dan menyeluruh dari pemerintah daerah untuk mencegah peningkatan kasus AIDS di Kabupaten Sukabumi. Ia menyoroti metode sosialisasi pencegahan dan penanggulangan AIDS masih belum merata dan perlu diperluas ke seluruh lapisan masyarakat, pada Sabtu (6/12/2025).

Legislator jajaway menekankan pemerintah harus memperkuat strategi komunikasi publik agar pesan edukasi lebih efektif diterima masyarakat. Selain itu, pelayanan kesehatan bagi penderita juga harus terus ditingkatkan, baik dari sisi akses maupun kualitas pendampingan.

Podcast PWI Kabupaten Sukabumi bahas BPJS ketenagakerjaan: https://youtu.be/qXyT4nICwWQ?si=E1tCOsenMF7o5ri5

” Terpenting ke depan adalah bagaimana pemerintah daerah bisa lebih luas mensosialisasikan upaya pencegahan dan penanggulangan. Kita juga berharap pelayanan pengobatan bagi penderita terus ditingkatkan,” ujarnya di Pendopo Kabupaten Sukabumi.

Baca: https://mediaaksara.id/pwnu-jabar-utus-dr-kh-aang-abdullah-zein-pimpin-mui-diplomasi-regenerasi-untuk-masa-depan-umat/

Menurutnya, edukasi tidak boleh hanya dilakukan saat angka kasus meningkat. Sosialisasi harus berjalan sejak dini, berkelanjutan, dan melibatkan berbagai pihak seperti lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga organisasi masyarakat. Ia menilai sejumlah program yang sudah berjalan masih memiliki celah dalam efektivitas penyampaian informasi.

Selain pemerintah, Budi turut menyoroti peran penting media dalam membangun kesadaran publik terkait bahaya dan pencegahan AIDS. Ia menyebut media memiliki kekuatan besar dalam membentuk persepsi masyarakat sekaligus menghapus stigma negatif terhadap penderita.

Baca: https://mediaaksara.id/podcast-jaksa-menyapa-angkat-isu-pakem-kolaborasi-jaga-harmoni-dan-kebangsaan-di-sukabumi/

“Media bisa membantu menginformasikan ini. Kita tidak harus menjauhi penderitanya. Yang paling penting adalah memberikan pelayanan terbaik. Jangan jauhi orangnya, tapi jauhi penyakitnya,” tegasnya.

Dengan memperluas edukasi, memperkuat pelayanan kesehatan, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan, Budi berharap angka kasus AIDS di Kabupaten Sukabumi dapat ditekan dan masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan tanpa diskriminasi.

 

Reporter: Ronald Alexsander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Soroti Penegakan Reforma Agraria, Hak Petani atas LPRA di Lahan Eks PTPN Harus Dilindungi

Pemerintahan

Dua Pekan 1.300 Siswa di Sukabumi Tak Terima MBG, SPPG di Nagrak Ungkap Kendala Data BGN

Pemerintahan

Tegas! Dikeluhkan Warga Perum karena Bau Menyengat, Peternakan Ayam di Nagrak Disegel Satpol PP Sukabumi ‎

Pemerintahan

Target 10 Besar Porprov Jabar, KONI Sukabumi Perkuat Kolaborasi dengan Pengusaha