Home / Pemerintahan

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:53 WIB

99 Persen Warga Sukabumi Sudah Punya Dokumen, Kadisdukcapil: Layanan Gratis

Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Amir Hamzah diwawancara awak media, pada Jum’at (23/01/2026) di Kantor Disdukcapil. / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi mencatat kepemilikan dokumen kependudukan masyarakat telah melampaui 99 persen. Capaian tersebut meliputi KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), dan akta kelahiran berdasarkan data base kependudukan daerah.

Meski demikian, Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Amir Hamzah mengakui kondisi di lapangan masih menyisakan tantangan. Saat pelayanan jemput bola dilakukan, petugas masih menemukan warga yang belum memiliki dokumen kependudukan.

“Secara data base sudah di atas 99 persen. Tapi ketika turun langsung ke lapangan, masih ada masyarakat yang belum sempat atau belum mengurus dokumen,’ ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Baca: https://mediaaksara.id/banner-tolak-aksi-demo-muncul-di-sekitar-pendopo-sukabumi-warga-jangan-ganggu-aktivitas-publik/

Dari sisi layanan, Disdukcapil mencatat baru sekitar 40 persen masyarakat yang memanfaatkan layanan administrasi kependudukan secara online. Sisanya masih mengandalkan layanan offline, karena belum seluruh UPTD kecamatan menerapkan sistem digital secara optimal.

“Di tingkat dinas, layanan online sudah 70–80 persen. Namun masih ada delapan UPTD kecamatan yang belum sepenuhnya digital, sehingga secara keseluruhan masih 40 persen,” jelasnya.

Layanan daring dinilai memberi kemudahan, seperti pencetakan KK secara mandiri hingga pengiriman KTP elektronik melalui jasa kurir dengan sistem pembayaran di tempat (COD).

Baca: https://mediaaksara.id/terminal-situhiang-disiapkan-jadi-pusat-pemerintahan-baru-kantor-kecamatan-jampangkulon-direncanakan-pindah/

Namun demikian, Disdukcapil juga menghadapi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan anggaran, alat perekaman KTP elektronik yang rusak, keterbatasan blanko dari pusat, hingga minimnya SDM di tingkat kecamatan.

“Kami juga sangat bergantung pada jaringan pusat. Jika terjadi gangguan, layanan tidak bisa langsung berjalan,” tambah Amir.

Baca: https://mediaaksara.id/bupati-sukabumi-asep-japar-tanggapi-tuntutan-pppk-paruh-waktu-soal-keadilan-gaji-dan-status-guru/

Meski dihadapkan pada keterbatasan, Disdukcapil menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan, termasuk melalui program jemput bola ke wilayah terpencil, penyandang disabilitas, hingga ODGJ.

“Seluruh layanan Disdukcapil gratis. Data kependudukan sangat penting karena menjadi dasar seluruh kebijakan pemerintah, mulai dari kesehatan hingga perumahan,” pungkasnya.

 

Reporter: Ronald Alexsander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sekmat Jampangkulon Monev Awasi Pengaspalan Jalan Desa, Dana Rp100 Juta Dipastikan Tepat Sasaran

Pemerintahan

Jembatan Garuda Suci Resmi Berdiri di Sukabumi, Kolaborasi TNI dan Rakyat Wujudkan Akses Baru Warga Desa

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Titip Harapan ke SMSI Sukabumi Raya, Jadi Garda Terdepan Media Profesional dan Lawan Hoaks

Pemerintahan

Disperkim Sukabumi Perkuat Sinergi Penanganan Sampah dan Mitigasi Kemarau Bersama Pemprov Jabar dan TNI

Pemerintahan

402 Yayasan SPPG di Sukabumi Didorong Daftarkan Relawan ke BPJS, Korwil SPPG: Tunggu Arahan Teknis BGN

Pemerintahan

GMNI Sukabumi Raya Bongkar Hasil Kajian Pembangunan Daerah, Wabup Andreas: Masukan Penting Kemajuan Sukabumi
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman diwawancara awak media di Pendopo / Foto: MediaAksara

Pemerintahan

Ribuan Pekerja SPPG Belum Terlindungi, Sekda Sukabumi: 402 SPPG, Baru Dua Bayar BPJS Kesehatan

Pemerintahan

Cegah Pernikahan Anak, DPPKB Sukabumi Perkuat Edukasi SSK dan Peran Keluarga