Home / Kabar Daerah

Rabu, 23 April 2025 - 10:09 WIB

47 Hari Pasca Jembatan Bojong Kopo Rusak Diterjang Arus Deras, Relawan Bencana Angkat Bicara! 

Tim RCL Sukabumi bersama Korlap relawan tim tanggap bencana Desa Loji, Kecamatan Simpenan / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – 47 hari pasca jembatan penghubung di Kampung Bojong Kopo, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Palabuhanratu, Mengalami kerusakan berat akibat banjir, termasuk amblasnya pondasi ujung jembatan setelah dihantam arus deras dari hulu yang membawa puing dan batang pohon besar pada 6 Maret 2025 .Akibatnya, akses jalan lumpuh dan menyebabkan diberlakukan buka tutup kendaraan roda dua.

Egi Hardianto, relawan sekaligus Korlap tim tanggap bencana, mengatakan para relawan kini fokus mengatur lalu lintas dan memantau kondisi cuaca secara bergiliran selama 24 jam. “Kami relawan bergantian jaga 24 jam di sini. Selain ngatur lalu lintas biar gak saling tubruk, kami juga pantau cuaca takutnya air naik lagi,” ujarnya pada Selasa (22/04/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/jembatan-alternatif-bojongkopo-rusak-dihantam-banjir-akses-warga-terganggu/

Ia mengungkapkan berbagai kendala dihadapi di lapangan, mulai dari pengendara yang tidak sabar hingga kondisi jalan yang macet. Meski begitu, para relawan tetap bersemangat menjalankan tugas.

Menurut Egi, jembatan ambruk karena hantaman material berat yang terbawa arus deras dari hulu. Warga kini berharap percepatan pembangunan jembatan segera dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat. Karena jalur tersebut sangat penting, terutama bagi pelaku usaha dan warga yang membutuhkan layanan kesehatan.

Baca: https://mediaaksara.id/ketua-komisi-ii-dprd-sukabumi-soroti-jembatan-alternatif-bojong-kopo-jangan-asal-bangun-nyawa-taruhannya/

” Kita harap jembatannya cepat dibangun lagi. Soalnya banyak yang usaha terganggu, terus kalau ada yang sakit juga kasihan susah aksesnya,” tambah Egi di Lokasi Jembatan Bojong Kopo.

Warga bersama para relawan mendesak pemerintah daerah dan Provinsi Jawa Barat untuk segera mengambil langkah cepat demi memulihkan aktivitas masyarakat.

 

Sumber: RCL Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Torehkan Sejarah di Sukabumi, Rektor UMMI Prof. Reny Sukmawani Resmi Sandang Gelar Guru Besar

Kabar Daerah

Masker Gratis Dibagikan Dampal Jurig, Dorong Warga Waspadai Debu Vulkanik

Kabar Daerah

Abu Vulkanik Ganggu Jalan di Sukabumi, Polisi Kerahkan Water Cannon untuk Bersihkan Debu

Kabar Daerah

Polsek Cibadak Bagikan 250 Masker Gratis di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Krakatau ‎

Kabar Daerah

KKN Mandiri Universitas Nusa Putra Tuntas, Mahasiswa Tinggalkan Manfaat di Desa Kertaangsana

Kabar Daerah

Cegah Penyakit Sejak Dini, Puskesmas Jampangkulon Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi ASN ‎

Kabar Daerah

PA GMNI Sukabumi Raya Bergolak! Dewex Sapta Anugerah Terpilih, Marhaenisme Ditantang Turun ke Jalan Perjuangan Rakyat 

Kabar Daerah

Miris! Ibu Gangguan Jiwa, Kakek Terbaring Sakit: Dua Bocah Miskin Bertahan di Rutilahu di Nagrak Sukabumi ‎