Home / Pemerintahan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:35 WIB

2.098 Rumah di Kota Sukabumi Masuk Kategori Tak Layak Huni, Tahun Ini Hanya 100 Unit Dapat Bantuan Pusat

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPUTR Kota Sukabumi, Rinaldy Adzany / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kota Sukabumi mencatat sebanyak 2.098 rumah masuk kategori rumah tidak layak huni (Rutilahu) berdasarkan pendataan akhir 2025. Namun, pada 2026 hanya 100 unit yang memperoleh bantuan perbaikan dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPUTR Kota Sukabumi, Rinaldy Adzany, mengatakan penetapan Rutilahu tidak hanya berdasarkan kondisi fisik bangunan, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan struktur, kesehatan lingkungan, serta kecukupan ruang bagi penghuni.


Menurutnya, rumah dengan struktur bangunan yang membahayakan, minim pencahayaan dan ventilasi, tidak memiliki akses air bersih maupun sanitasi layak, hingga mengalami kepadatan penghuni dapat dikategorikan sebagai rumah tidak layak huni.

Pendataan dilakukan bersama unsur kewilayahan dan tenaga konsultan. Hasilnya, sebanyak 2.098 unit Rutilahu tersebar di hampir seluruh kelurahan di Kota Sukabumi. Data tersebut menjadi dasar penentuan skala prioritas penanganan.

Rinaldy menjelaskan, pada 2026 Pemkot Sukabumi belum mengalokasikan anggaran APBD untuk program Rutilahu karena kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, Kota Sukabumi kembali memperoleh bantuan pemerintah pusat setelah enam tahun tidak menerima program serupa.


“Dari usulan 2.098 unit, Kota Sukabumi mendapat alokasi 100 unit pada tahap ketiga. Program akan dilaksanakan di 10 kelurahan, masing-masing menerima 10 unit bantuan,” ujarnya.

Pemerintah berharap bantuan dapat meringankan beban masyarakat, meski jumlah penerima masih jauh dari kebutuhan perbaikan rumah layak huni di Kota Sukabumi.

 

Reporter: Ronald Alexsander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Cicurug Terancam Jadi Sasaran Limpahan Industri Bogor? Camat Desak RDTR Tegas ‎

Pemerintahan

Wamen BKKBN Tinjau Penanganan Stunting di Sukabumi, Kolaborasi Desa Jadi Sorotan

Pemerintahan

‎151 Siswa dan Guru SMKN 1 Gunungguruh Alami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi MBG, DPRD Soroti Pengawasan SPPG ‎

Pemerintahan

KPK Hibahkan Aset Rp1,94 Miliar ke Pemkab Sukabumi, SIMPATIK Jadi Sorotan ‎

Pemerintahan

Pemdes Karangmekar Realisasikan BLT Dana Desa dan Insentif Guru Ngaji hingga Linmas ‎

Pemerintahan

Kepala SD CBM Gunung Puyuh Ungkap Anggaran Revitalisasi Rp511 Juta, Pekerja Libatkan Warga Sekitar

Pemerintahan

PLN UP3 Sukabumi Perkuat Sinergi dengan DPRD untuk Tingkatkan Pelayanan Kelistrikan ‎

Pemerintahan

Camat Cicurug Bongkar Tantangan Tata Ruang, RDTR Sukabumi Diminta Tidak Jadi Dokumen Mati ‎