Sebanyak 16 pelaku UMKM di Parungkuda Sukabumi mengikuti seleksi Program UMKM Naik Kelas 2026/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID — Sebanyak 16 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi mengikuti proses sosialisasi dan seleksi calon peserta Program UMKM Naik Kelas 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal melalui pendampingan usaha yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Seleksi dipimpin oleh pendamping program, Derry Darusman, dalam rangkaian pendampingan wilayah Cibadak hingga Cicurug. Pada kegiatan, peserta mendapatkan pemaparan terkait indikator penilaian dan kesiapan usaha yang menjadi syarat utama program.
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/dispar-kabupaten-sukabumi-perkuat-ekonomi-kreatif-berbasis-potensi-lokal/
Derry Darusman mengatakan, proses seleksi tidak hanya berorientasi pada jumlah peserta, tetapi juga bertujuan memetakan kebutuhan setiap pelaku usaha agar pembinaan dapat berjalan optimal.
“Pendampingan diharapkan mampu menjaring UMKM yang memiliki komitmen berkembang dan siap meningkatkan daya saing usahanya,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Program UMKM Naik Kelas 2026 difokuskan pada penguatan tiga aspek utama, yakni digitalisasi usaha, standardisasi produk, serta perluasan akses pasar dan pembiayaan. Para peserta nantinya akan mendapatkan pendampingan terkait pemasaran digital, legalitas usaha, sertifikasi produk, hingga penguatan kemasan dan manajemen usaha.
Beragam produk unggulan ditampilkan peserta dalam kegiatan tersebut, mulai dari pangan olahan, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya. Seluruh peserta akan melalui proses kurasi berdasarkan legalitas usaha, konsistensi produksi, dan potensi pengembangan bisnis.
Rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung hingga 20 Mei 2026. Peserta yang lolos akan mengikuti program pendampingan selama empat bulan untuk mendorong peningkatan kualitas usaha agar mampu bersaing lebih luas.
Sumber : RCL Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







