Tradisi pembaretan SMKN 1 Kota Sukabumi dipertahankan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan identitas sekolah/ Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Tradisi pembaretan siswa SMKN 1 Kota Sukabumi atau STEKMENSI dinilai memiliki nilai penting dalam membentuk karakter, kebanggaan, dan rasa memiliki terhadap sekolah.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki saat menghadiri Pengukuhan dan Pembaretan Murid SMKN 1 Kota Sukabumi di Taman Hotel Selabintana, Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga :
Perjuangan Keluarga Desil 3, Aye dan Kakaknya Difabel Tetap Berkarya, Pemdes Talaga Komitmen Bantu
Ayep Zaki mengapresiasi tradisi pembaretan yang telah berlangsung sejak awal berdirinya SMKN 1 Kota Sukabumi. Menurutnya, tradisi juga tidak terlepas dari sejarah keterlibatan tenaga pengajar yang berasal dari unsur TNI dan Kepolisian.
Ia menilai tradisi pembaretan perlu terus dipertahankan sebagai bagian dari identitas sekolah sekaligus sarana menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan karakter kepada para siswa.
”Tradisi ini perlu terus dijaga sebagai bagian dari identitas STEKMENSI, sekaligus menumbuhkan karakter, kebanggaan dan rasa memiliki di kalangan siswa,” ujar Ayep Zaki.
Baca Juga :
SMPN 2 dan Rumah Terdampak Cuaca Ekstrem, Wabup Sukabumi Salurkan Bantuan ke Warga Cicurug
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga perlu memperkuat pembentukan karakter peserta didik. Karena itu, berbagai tradisi positif di lingkungan sekolah diharapkan dapat terus dikembangkan secara proporsional dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Kegiatan pengukuhan dan pembaretan menjadi bagian dari momentum pembentukan identitas siswa sekaligus memperkuat ikatan mereka dengan almamater.
Sumber: Dokpim Kota Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







