Home / Peristiwa

Selasa, 18 Maret 2025 - 20:26 WIB

Teror Sarung dan Bom Molotov: 11 Remaja Tawuran di Cicurug Diamankan Polisi

Pembinaan Polsek Cicurug terhadap remaja yang diamankan untuk taubat meminta maaf kepada orang tua dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tidak terpuji yang merugikan semua pihak / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Sebanyak 11 remaja yang diduga terlibat dalam aksi tawuran di ruas Jalan Raya Siliwangi, tepatnya di Gang Kongsi, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, berhasil diamankan oleh petugas Polsek Cicurug, Resor Sukabumi.

Peristiwa tawuran ini sempat viral di media sosial setelah seorang warga mengunggah video berdurasi 51 detik yang merekam aksi tidak terpuji tersebut pada Senin (17/03) dini hari. Dalam video tersebut, terlihat sekelompok remaja saling menantang sambil membawa sarung di ruas Jalan Raya Nasional Sukabumi–Cicurug.

Baca: https://mediaaksara.id/lansia-terlantar-tiga-hari-dievakuasi-ke-panti-aura-welas-asih/

Ketegangan semakin memuncak ketika salah satu pelaku melemparkan botol berisi api ke arah lawannya. Tak lama kemudian, suara pecahan botol terdengar, mengagetkan warga sekitar.

Perbuatan tidak terpuji! Sekelompok remaja aksi tawuran dijalan cicurug / Foto Istimewa
Perbuatan tidak terpuji! Sekelompok remaja aksi tawuran dijalan cicurug / Tangkapan video warga 

Kapolsek Cicurug, Kompol Mangapul Simangunsong, mengungkapkan bahwa penangkapan para pelaku bermula dari laporan masyarakat yang resah akibat video viral tersebut.

“Para pelaku merupakan gabungan dari beberapa warga kampung di wilayah Kecamatan Cicurug dan Kecamatan Cidahu,” ujar Mangapul pada Selasa (18/03).

Baca: https://mediaaksara.id/patroli-ramadan-di-palabuhanratu-satpol-pp-tertibkan-warung-nasi-dan-anak-jalanan/

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Cicurug segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku dengan berkoordinasi bersama Bhabinkamtibmas serta kepala desa setempat.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa tiga dari sebelas pelaku berinisial R (20), RZ (20), dan JN (16) diduga sebagai otak di balik pembuatan serta pelemparan bom molotov saat tawuran terjadi.

“Para remaja yang terlibat telah menjalani pembinaan. Delapan orang pelaku dikembalikan kepada orang tuanya, sementara tiga lainnya dikenakan wajib lapor,” tambah Kapolsek.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-isu-infak-di-smpn-1-cikembar-wakil-rakyat-dan-kadisdik-sukabumi-minta-dihentikan/

Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian meminta para pelaku membuat surat pernyataan yang disaksikan oleh orang tua, kepala desa, serta Bhabinkamtibmas.

“Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih ketat dalam mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi yang melanggar hukum. Mari jaga kondusifitas di bulan suci Ramadan dengan memperbanyak amal ibadah,” pungkas Mangapul.

 

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kucing Terjebak di Sumur, Damkar Sukabumi Turun Tangan Evakuasi ‎

Peristiwa

Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya ‎

Peristiwa

KA Pangrango Tertemper Perempuan Lansia di Sukabumi, Perjalanan Sempat Terganggu

Peristiwa

‎18 Bulan Kasus Tabungan Hari Raya Rp225 Juta di Sukabumi, DRS Akhirnya Ditetapkan Polisi Jadi Tersangka!

Peristiwa

Perempuan Terserempet KA Pangrango di Sukabumi, Terjatuh dari Ketinggian

Peristiwa

79 Kasus Narkoba Dibongkar dalam 8 Bulan, Agustus Jadi Periode Tertinggi di Sukabumi 

Peristiwa

Dugaan Penipuan dan Penggelapan di Sukabumi Masih Disidik, Terlapor Jalani Pemeriksaan Polisi

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Kasepuhan Sirnaresmi Sukabumi, 5 KK Terdampak