Home / Khazanah

Sabtu, 22 Februari 2025 - 08:39 WIB

SMPN 2 Nagrak Meriahkan “Mieling Poé Basa Indung” 2025, Perkuat Pelestarian Bahasa Sunda

Civitas SMPN 2 Nagrak Meriahkan “Mieling Poé Basa Indung” 2025 / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – SMPN 2 Nagrak, Kabupaten Sukabumi, memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional atau “Mieling Poé Basa Indung” dengan penuh semangat pada Jumat (21/02/2025). Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika, termasuk Kepala Sekolah, dewan guru, staf TU, serta siswa kelas 7 hingga kelas 9.

Kepala SMPN 2 Nagrak, Yana Rudiana, mengungkapkan rasa harunya melihat antusiasme seluruh warga sekolah dalam mengikuti perayaan ini.

“Saya merasakan atmosfer yang luar biasa dalam perayaan ‘Mieling Poé Basa Indung’ kali ini. Semua sangat antusias menggunakan dan menampilkan ornamen kebudayaan yang berkaitan dengan budaya Sunda,” ungkapnya saat dihubungi via telepon.

Dalam kegiatan ini, siswa menampilkan berbagai kebolehan dalam seni dan permainan tradisional Sunda, seperti “Ngawih Sunda” (menyanyi lagu Sunda) dan “Kaulinan Galasin” (permainan olahraga tradisional).

Yana optimistis acara “Mieling Poé Basa Indung” dapat membangkitkan minat generasi muda untuk terus melestarikan bahasa daerah, khususnya bahasa Sunda.

“Semoga acara seperti ini bisa lebih gebyar kembali tahun depan agar bahasa ibu terus lestari,” harapnya. Ia juga menekankan pentingnya menggunakan bahasa ibu dalam berinteraksi sehari-hari tanpa rasa gengsi.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam melestarikan bahasa Sunda adalah rasa malu dan takut dalam menggunakannya. Faktor lain adalah keinginan remaja untuk diterima di lingkungan pergaulan, maraknya penggunaan bahasa campuran dalam keluarga, serta stigma bahwa bahasa daerah dianggap ketinggalan zaman.

“Memasukkan bahasa daerah ke dalam kurikulum masih menjadi cara efektif untuk melestarikannya. Jika tidak, bahasa daerah justru akan semakin cepat hilang. Selain itu, pelibatan anak muda dalam komunitas bahasa daerah juga menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian bahasa ibu,” jelas Yana, Pada Jum’at (21/02/2025).

Ia menambahkan bahwa “Mieling Poé Basa Indung” dengan berbagai kreasi budaya dapat menjadi sarana edukasi bagi anak-anak agar lebih memahami dan menghargai budaya Sunda.

“Sebagai bagian dari masyarakat Tatar Sunda, siswa harus bangga menggunakan bahasa daerah. Jangan malu, apalagi sampai tidak tahu tata cara penggunaannya,” tegasnya.

Sebagai informasi, “Mieling Poé Basa Indung” merupakan tradisi masyarakat Sunda yang bertujuan melestarikan budaya Sunda sebagai salah satu warisan budaya yang berkembang di Jawa Barat.

Reporter : Azriel B. Rahman

Share :

Baca Juga

Khazanah

Hikmah Maulid Nabi 1448 H, Kelurahan Surade Bangkitkan Semangat Islami dan Kebersamaan Warga

Khazanah

Pengukuhan MUI Kabupaten Sukabumi 2026–2031: Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara untuk Sukabumi Mubarakah

Khazanah

Ponpes Assalam Sukabumi Milad ke-43 Mengabdi, Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia ‎

Khazanah

Iqomah Nusantara Teguhkan Semangat Perjuangan Uwa KH. Zezen di Haol ke-11

Khazanah

MUI Jabar Terbitkan Panduan HUT RI ke-81, Warga Diminta Hindari Hura-Hura dan Jaga Kerukunan

Khazanah

Zikir dan Doa Kebangsaan di Sukabumi, Warga Panjatkan Doa untuk Indonesia

Khazanah

Semester I 2026, PLN Perluas Akses Listrik 2.930 Pelanggan di 210 Lokasi se-Jawa Barat 

Khazanah

Heri Gunawan Jadi Saksi Akad Nikah Muhammad Marcellindo dan Beby Beauty di KUA Sukaraja