Santri Al Hulaemiyah Jampangkulon, Sukabumi, meraih 10 medali pada Jaraido Championship 3 tingkat nasional di GOR Lapang Merdeka, Kota Sukabumi / Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Kontingen Tapak Suci Pondok Pesantren Al Hulaemiyah, Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, berhasil meraih 10 medali pada Jaraido Championship 3 Tingkat Nasional yang digelar di GOR Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, 2–4 Oktober 2026.
Capaian gemilang terdiri atas 3 medali emas dan 7 medali perak dari kategori pra-remaja dan remaja, baik nomor tanding maupun seni tunggal.
Kepala TMI (Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat Al Islamiyah) Al Hulaemiyah, Sutisna, mengapresiasi perjuangan para santri yang dinilai tidak hanya membawa prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman bertanding, disiplin, sportivitas, dan keberanian menghadapi tantangan.
”Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kami. Namun yang lebih penting, para santri mendapatkan pengalaman bertanding, belajar disiplin, menjaga sportivitas, dan berani menghadapi tantangan,” ujar Sutisna.
Baca Juga :
SMPN 2 dan Rumah Terdampak Cuaca Ekstrem, Wabup Sukabumi Salurkan Bantuan ke Warga Cicurug
Menurutnya, pembinaan pencak silat di lingkungan pesantren diarahkan tidak hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga membentuk mental dan karakter santri.
Adapun tiga medali emas diraih M. Restu Al Jabar, M. Latip Akbar, dan Putry Choirun Nisa pada nomor tanding pra-remaja.
Sementara tujuh medali perak diraih Septi Nurhidayah, Neng Siti Awaliyah, M. Iqbal Nurismatullah, M. Rizki Saputra, Arfa Athari Sidik, D. Rizky Aditia, dan Yaumil Jum’ah Qodri Al-Karim.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Hulaemiyah, KH. Isep Muhyidin, turut menyampaikan apresiasi atas capaian para santri. Ia menilai prestasi olahraga perlu berjalan seiring dengan nilai-nilai kepesantrenan.
Baca Juga :
”Silat bukan untuk gagah-gagahan, tetapi untuk melatih kesabaran, kerendahan hati, dan keberanian membela kebenaran,” katanya.
Ia berharap raihan prestasi menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri.
”Teruslah tawadhu, jaga akhlak sebagai santri, dan tingkatkan latihan. Insya Allah dari Jampangkulon kita bisa melahirkan atlet-atlet yang berprestasi hingga tingkat internasional,” pungkasnya.
Raihan 10 medali pada Jaraido Championship 3 menjadi catatan positif bagi pembinaan pencak silat di Al Hulaemiyah, sekaligus menunjukkan pendidikan karakter dan pengembangan prestasi olahraga dapat berjalan beriringan di lingkungan pesantren.
Reporter: Sadeva
Redaktur: Rapik Utama







