Home / Pemerintahan

Kamis, 31 Juli 2025 - 16:31 WIB

Ribuan Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Lodaya 2025 di Sukabumi, Pengendara Muda Jadi Sorotan  

Petugas Satlantas Polres Sukabumi Jaring Pelanggar Kendaraan Roda Dua gunakan knalpot Brong dan Kelengkapan Surat Kendaraan / Foto: Istimewa  

MEDIAAKSARA.ID – Ribuan pelanggar lalu lintas terjaring selama pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2025 yang digelar Satlantas Polres Sukabumi selama dua pekan terakhir. Dari hasil operasi, tercatat 2.376 teguran, 544 tilang manual, dan 74 penindakan menggunakan kamera ETLE mobile.

“Angka ini menggambarkan bahwa pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum kami masih cukup tinggi. Yang paling banyak didominasi oleh pelanggaran pengendara roda dua,” ujar Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Arif Saepul Haris, Kamis (31/7/2025).

Sedikitnya 2.400 kendaraan roda dua terjaring razia, dengan rincian: 1.161 pengendara tidak menggunakan helm standar SNI, 328 pengendara di bawah umur, 332 berboncengan lebih dari dua orang, serta 579 melakukan pelanggaran lain seperti melawan arus, tidak menyalakan lampu, hingga pelanggaran teknis.

Baca: https://mediaaksara.id/rakor-tpps-2025-komitmen-bersama-tekan-angka-stunting-sukabumi/

Untuk kendaraan roda empat, tercatat 588 unit terkena sanksi. Sebanyak 148 pengemudi kedapatan menggunakan ponsel saat berkendara, 22 masih di bawah umur, 309 tidak mengenakan sabuk pengaman, serta 109 lainnya melakukan pelanggaran lain seperti kelebihan muatan dan melanggar marka jalan.

Tak hanya menindak, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 183 SIM, 315 STNK, dan 46 unit kendaraan bermotor.

Baca: https://mediaaksara.id/dorong-wirausaha-muda-dpmptsp-sukabumi-edukasi-siswa-sman-1-cisolok-urus-nib/

“Kami tidak hanya menilang, tetapi juga mengedukasi. Tujuannya menyelamatkan pengguna jalan dari potensi kecelakaan,” jelas Arif.

Ia menekankan pelanggaran oleh pengendara muda menjadi perhatian serius. Menurutnya, keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam mencegah anak-anak mengendarai kendaraan di jalan raya.

“Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga keselamatan. Operasi telah selesai, namun patroli dan penegakan hukum akan tetap berjalan. Kami ingin jalan raya menjadi ruang aman dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.

 

Reporter: De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Viral Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang, DPU Sukabumi Gercep Janjikan Perbaikan Lanjutan

Pemerintahan

Kabid SD Angkat Bicara! Kelas SDN Kaum Hegarmanah Rusak, Perbaikan Jadi Prioritas Disdik Sukabumi

Pemerintahan

Lapas Warungkiara Sulap Lahan Jadi Lumbung Pangan, WBP Bangun Masa Depan

Pemerintahan

Mungkinkah! Cek Rincian Tunjangan Perangkat Desa 2026, Bisa Tembus Jutaan per Bulan

Pemerintahan

PIP 2026 Resmi Dibuka: Pelajar Wajib Aktivasi Rekening Sebelum 30 Juni atau Dana Hangus

Pemerintahan

Jalan Gudang Diprioritaskan, DPUTR Sukabumi Beberkan Alasan Strategis dan Kendala 

Pemerintahan

Sekolah Rusak Parah di Sukabumi, Disdik Soroti Penggunaan Dana BOS & Turunkan Tim

Pemerintahan

Huntap Pascabencana di Sukabumi Diresmikan, Pensus Presiden Tambah Bantuan 10 Rumah Lagi