Home / Pemerintahan

Rabu, 30 Juli 2025 - 05:55 WIB

Rakor TPPS 2025: Komitmen Bersama Tekan Angka Stunting Sukabumi

Rakor TPPS Kabupaten Sukabumi 2025: Komitmen Bersama Tekan Stunting / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Wakil Bupati Sukabumi Andreas menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Sukabumi. Hal itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi tahun 2025, yang digelar pada Selasa, 29 Juli 2025 di Hotel Augusta, Kecamatan Cicantayan.

Menurutnya, prevalensi stunting di Kabupaten Sukabumi masih berada di angka 20,5 persen pada tahun 2024, jauh di atas target nasional 14 persen.

Baca: https://mediaaksara.id/banjir-bandang-terjang-cidolog-sukabumi-dua-desa-terendam/

“Kondisi ini menuntut kita bekerja lebih keras dan terarah. Rakor TPPS adalah momentum penting mengevaluasi capaian, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan strategi baru yang lebih efektif,” ujar Andreas.

Ia juga mengapresiasi komitmen seluruh anggota TPPS yang terus berupaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Sukabumi. “Sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan harus diperkuat agar target penurunan stunting dapat tercapai pada tahun 2025,” tambah Wabup Sukabumi.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menjelaskan tujuan rakor adalah membahas strategi percepatan penurunan stunting, meningkatkan koordinasi antara anggota TPPS, serta menyepakati target penurunan angka stunting tahun 2025.

Baca: https://mediaaksara.id/mui-sukabumi-seleksi-baznas-sesuai-syariat-dan-cetak-pemimpin-amanah/

“Rakor ini diikuti oleh 50 peserta secara luring dan 100 peserta secara daring, yang terdiri dari perangkat daerah, camat, serta perwakilan desa se-Kabupaten Sukabumi,” jelas Uus.

Sebagai inspirasi turut disampaikan testimoni oleh Kepala Desa Purwasari Kecamatan Cicurug, Agus Setia Gunawan. Ia menyebutkan sejak tahun 2021, desanya telah menjadikan isu gizi buruk sebagai prioritas.

“Kami mendirikan gedung ‘Stunting Centre’ yang dikelola para kader Posyandu untuk aktif terjun ke masyarakat mencari solusi penurunan stunting,” ungkap Agus.

 

Reporter: Soni

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Clean Energy Day, PLN Sukabumi Perkuat Komitmen Dorong Transisi Energi Bersih

Pemerintahan

Kunker Komisi II DPRD Tangsel ke Sukabumi Soroti Strategi Kelola Pendidikan di Wilayah 47 Kecamatan

Pemerintahan

Perhutani KPH Sukabumi Tabur Benih Pinus Serentak di Takokak, Perkuat Komitmen Kelestarian Hutan Jabar

Pemerintahan

156 PNS Kabupaten Sukabumi Raih Satyalancana Karya Satya, Bupati Asep Japar Tekankan Pelayanan Publik

Pemerintahan

PLN UP3 Sukabumi Perkuat Sinergi dengan PT Semen Jawa, Pastikan Listrik Andal untuk Industri

Pemerintahan

14 SD di Kota Sukabumi Direvitalisasi, Progres Tembus 85 Persen hingga Masih 20 Persen

Pemerintahan

Gebyar SIPENYU Bapenda Sukabumi Bagi 24 Hadiah, Ada 14 Motor dan 7 Paket Umrah

Pemerintahan

Gebyar Sipenyu Sukabumi Bikin Heboh: 10 Kadus dan 7 Desa Diguyur Penghargaan, Ada Hadiah Umrah!