Home / Nasional

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:42 WIB

PWI Dorong Negara Beri Tunjangan bagi Wartawan Bersertifikat UKW, Harapan Baru Kesejahteraan Pers Nasional

Direktur UKW PWI Pusat bersama Pokja PWI Kota Bandung Jawa Barat gelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 72-73 di Hotel Horison, 12-13 /Februari 2026 / Foto : PWI 

MEDIAAKSARA.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mendorong pemerintah agar memberikan tunjangan negara bagi wartawan yang telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Wacana tersebut mengemuka dalam rangkaian Forum Group Discussion (FGD) dan UKW angkatan 72–73 yang digelar Kelompok Kerja PWI Kota Bandung, Kamis–Jumat (12–13 Februari 2026), di Hotel Horison Ultima Bandung.

Kegiatan bertema “Kecerdasan Buatan dalam Perspektif Hukum Pers dan Tantangan Jurnalis” dihadiri Direktur UKW Persatuan Wartawan Indonesia Pusat, Aat Surya Safaat, Pelaksana Tugas Ketua PWI Jawa Barat Ahmad Syukri, serta puluhan peserta UKW dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Sesi penutupan acara, Aat Surya Safaat menyampaikan apresiasi kepada seluruh penguji atas profesionalisme selama pelaksanaan UKW. Ia juga memberi motivasi kepada peserta yang belum dinyatakan kompeten dan memastikan adanya kesempatan ujian ulang enam bulan mendatang, tetap jaga sopan santun selama menjalankan tugas jurnalistik.

Baca: https://mediaaksara.id/anak-sd-bentang-karton-protes-jalan-rusak-camat-kecamatan-warungkiara-buka-suara/

“Bagi yang belum kompeten, jangan berkecil hati. Dalam setiap perjuangan ada proses. Nama-nama sudah kami catat dan akan menjadi prioritas pada pelaksanaan berikutnya, karena tidak semua wartawan bisa mengikuti UKW,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Namun, perhatian utama tertuju pada langkah strategis PWI Pusat yang tengah memperjuangkan kesejahteraan wartawan bersertifikat. PWI disebut telah melakukan pertemuan dengan pimpinan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk membahas kemungkinan pemberian tunjangan pemerintah bagi wartawan pemegang kartu UKW, baik jenjang muda, madya, maupun utama.

Direktur UKW Persatuan Wartawan Indonesia Pusat, Aat Surya Safaat saat penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 72-73 oleh Pokja PWI Kota Bandung, di Hotel Horison, 12-13 /Februari 2026 / Foto : MediaAksara
Direktur UKW Persatuan Wartawan Indonesia Pusat, Aat Surya Safaat saat penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 72-73 oleh Pokja PWI Kota Bandung, di Hotel Horison, 12-13 /Februari 2026 / Foto : MediaAksara

Langkah tersebut dinilai sebagai terobosan penting dalam penguatan profesi pers. Selama ini, negara telah memberikan tunjangan bagi profesi tertentu seperti guru dan dokter. Wartawan, yang memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi, transparansi, serta hak publik atas informasi, dinilai layak memperoleh perhatian serupa.

Baca: https://mediaaksara.id/jazz-indonesia-digugat-saat-popisme-dianggap-dosa-dan-kemurnian-dipertanyakan/

“Kami akan kembali bertemu dengan Kepala Bappenas. Insyaallah, wartawan yang sudah mengantongi kartu UKW dapat diupayakan memperoleh tunjangan dari pemerintah,” tegas Aat.

Selain isu kesejahteraan, Aat juga menekankan pentingnya budaya menulis di kalangan jurnalis. Menurutnya, identitas wartawan ditentukan oleh karya dan tanggung jawab intelektualnya.

Baca:https://mediaaksara.id/memahami-peran-smsi-hardiansyah-jelaskan-posisi-organisasi-perusahaan-media-di-ekosistem-pers/

“Kita dikenal karena kita menulis. Bukan hanya membaca berita, tetapi menulis. Saya ada karena saya menulis, saya ada karena saya berpikir,” katanya.

Ia pun mengutip semangat pemikiran Bung Karno,”Aku berlatih pidato dihadapan ombak, agar hati dan pikiranku seluas samudera, dan suaraku menggelegar mampu membangunkan jiwa-jiwa yang tertidur “.

Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa UKW bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab profesional. Wartawan dituntut menjaga integritas, etika, serta kualitas karya jurnalistik seiring diperjuangkannya pengakuan negara terhadap profesi

.

Reporter: Ronald Alexsanders

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Nasional

Keamanan Makanan MBG Jadi Prioritas, Status Sanitasi dan Peran Ahli Gizi SPPG Jadi Sorotan BGN

Nasional

Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun, Ekspor Perdana Baterai EV Dimulai ‎

Nasional

Cetak Sejarah di Hadapan Presiden Prabowo, Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 ‎

Nasional

26 Tokoh Nasional Masuk Wantimpres Prabowo, Nama Rocky Gerung hingga Ignasius Jonan Jadi Sorotan

Nasional

Desy Ratnasari Ajak Masyarakat Implementasikan Nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam Kehidupan Sehari-hari

Nasional

‎Website PWI Terkonsolidasi di 38 Daerah, Grand Launching 1 Oktober

Nasional

Heboh! Zainul Munasichin Pertanyakan Rp20 Triliun Tambahan Anggaran BPJS: Rp10 Triliun Dikembalikan ke Kemenkeu

Nasional

PWI dan Bakom RI Soroti Masa Depan Pers, Wacana Keringanan Pajak Media Mengemuka