Home / Kabar Daerah

Sabtu, 5 Juli 2025 - 14:35 WIB

Proyek PLTMH Disoal Warga, Kades Kertamukti: Hanya Kesalahpahaman

Warga Kedusunan Ciseupan dan Cilulumpang, didampingi Pemdes Babinsa dan Bhabinkamtibmas Warungkiara saat menyambangi kantor PLTMH / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Polemik minimnya sosialisasi kegiatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi, akhirnya menemukan titik terang. Kepala Desa Kertamukti, Dede Kusnadi, menyebut persoalan ini hanyalah kesalahpahaman antara pihak kontraktor dan warga.

Hal itu disampaikan Dede usai mendampingi perwakilan warga dari Kedusunan Ciseupan dan Cilulumpang mendatangi kantor PT Methapora Andalan Utama selaku pelaksana proyek PLTMH, pada Sabtu (5/7/2025).

“Kita sudah samakan persepsi bahwabini hanya mis komunikasi. Permasalahan terkait kompensasi, yang memang diberikan hanya untuk rumah yang terdampak langsung oleh galian kabel. Tidak semua rumah terdampak,” ujar Dede kepada awak media.

Baca: https://mediaaksara.id/festival-sholawat-pelajar-se-jawa-barat-ponpes-nurul-huda-yaspin-gelorakan-cinta-nabi-lewat-seni-islami/

Ia memastikan persoalan tersebut sudah selesai. Bahkan, pihak perusahaan telah merespon dan siap menindaklanjuti keluhan warga.

“Alhamdulillah, pihak perusahaan merespon positif. Soal jumlah rumah yang terdampak, akan kita data lebih lanjut melalui kepala dusun masing-masing. Tapi yang pasti, secara administratif, penggalian bukan dilakukan di depan semua rumah,” jelasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/jalan-cikembar-akhirnya-diperbaiki-bahan-baku-konstruksi-langka-ada-apa-dengan-galian-c/

Terkait kompensasi, Dede mencontohkan kasus di Desa Warungkiara yang menerima Rp200 ribu per rumah terdampak. Namun, di Desa Kertamukti, penggalian dilakukan di bahu jalan, sehingga menurutnya tidak masuk kategori kompensasi langsung kepada pemilik rumah. Meski demikian, perusahaan bersedia memberikan kompensasi serupa untuk rumah yang memang tepat berada di depan lokasi galian.

“Pihak perusahaan akan memberikan kompensasi seperti di Warungkiara, tapi hanya kepada rumah yang terdampak langsung di depan jalur galian,” tambahnya.

Baca: https://mediaaksara.id/warga-kertamukti-geruduk-kantor-pltmh-protes-galian-kabel-tanpa-sosialisasi/

Menyoal kurangnya sosialisasi, Dede berharap ke depan perusahaan dapat lebih terbuka dan berkoordinasi dengan pemerintah desa.

“Kalau ada hal penting seperti ini, seharusnya disampaikan juga ke Pemdes. Sebab menyangkut masyarakat luas. Jangan sampai warga langsung datang ke kantor PLTMH karena merasa tidak mendapat penjelasan,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak PT Methapora Andalan Utama (PLTMH) belum memberikan keterangan resmi, meski tim MediaAksara.id telah berupaya melakukan konfirmasi.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Jembatan Leuwidingding Segera Dibangun, TNI dan Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Jaga Lingkungan

Kabar Daerah

Armada Sampah Jampangkulon Terbatas, Warga Desak Pemkab Sukabumi Tambah Truk

Kabar Daerah

Festival Kopi Sukabumi Kembali Jadi “Black Gold” Jawa Barat ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Jampangkulon Bersihkan Pasar Cinagen dan Soroti Kendala Armada Sampah ‎

Kabar Daerah

Polri dan Media Perkuat Sinergi di Tengah Apel Kebangsaan PUI di Sukabumi

Kabar Daerah

Akta Cerai Dipersoalkan, Warga Kalibunder Mengaku Tak Pernah Menerima Panggilan Pengadilan Agama Cibadak

Kabar Daerah

Dana Desa Tahap II 2026 Digulirkan, Jalan Kampung Purbasari Sukabumi Dibangun

Kabar Daerah

Revisi RTRW Sukabumi Disorot, Aktivis Dorong Evaluasi Berbasis Hukum dan Solusi Kepastian Investasi