Tim gabungan melaksanakan konsolidasi pencarian dua anak tenggelam di Sungai Cimandiri, kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Upaya pencarian terhadap dua anak yang diduga tenggelam di aliran Sungai Cimandiri, tepatnya di perbatasan Desa Bantarkalong dan Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, terus dilakukan hingga Minggu (5/10/2025) malam.
Kedua korban diketahui bernama Jidan (12) dan Arka (12), warga Kampung Ciawi, Desa Bantarkalong. Keduanya diduga tenggelam saat mandi dan bermain bola di sungai bersama dua temannya pada siang hari.
Menurut keterangan warga, sejak siang tim gabungan dari Basarnas, P2BK Warungkiara, Relawan Mantab 03, Relawan Suka Hati, serta masyarakat sekitar telah melakukan pencarian. Namun proses sempat dihentikan karena hujan deras dan arus sungai meningkat, membuat situasi pencarian berisiko.
Baca: https://mediaaksara.id/hjks-ke-155-wabup-sukabumi-ajak-warga-rawat-kebersamaan-dan-budaya-lokal/
“Pencarian sempat dihentikan sore tadi karena hujan deras dan arus sungai meningkat. Tapi setelah cuaca membaik, warga kembali berinisiatif melanjutkan pencarian meski hari sudah mulai gelap,” ujar Suherdi (45), warga Desa Hegarmanah, Minggu malam (5/10).

Suherdi menambahkan, warga bersama relawan melakukan penyisiran di sepanjang tepian sungai menggunakan senter dan alat penerangan seadanya, khawatir korban tersangkut di dasar sungai akibat derasnya arus air.
“Kami bersama relawan mencari dengan penerangan senter. Ada yang menyisir pinggir sungai, ada juga yang memantau dari atas. Kami semua berharap korban segera ditemukan,” jelasnya.
Hingga malam, warga dan relawan tetap bertahan di lokasi kejadian. Beberapa bahkan mendirikan tenda darurat di tepi sungai untuk memantau kondisi sekitar sambil menunggu bantuan tambahan dari tim penyelamat.
“Kami lakukan pencarian sekuat tenaga meski terbatas penerangan. Semua warga di sini sukarela, karena kami prihatin dan ingin segera menemukan anak-anak itu,” tambah Suherdi.
Ia berharap, pencarian malam ini dapat memberikan hasil positif atau petunjuk penting untuk mempermudah proses evakuasi esok hari.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







