Home / Kabar Daerah

Selasa, 10 Juni 2025 - 16:02 WIB

Pembangunan PLTA Baru di Sukabumi, Bagaimana Dampaknya Terhadap PLTA Ubrug Warungkiara?

Asas Management (Asman) PLTA Ubrug Sukabumi, Dwi Wijanarto / Foto: MediaAksara 

MEDIAAKSARA.ID – Dua desa di Kecamatan Warungkiara, yakni Desa Bantarkalong dan Mekarjaya, dikabarkan akan menjadi bagian dari proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang akan terpusat di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Lantas, apakah pembangunan PLTA baru tersebut akan berdampak pada operasional PLTA Ubrug yang sudah berdiri sejak 1923?

Menanggapi hal tersebut, Dwi Wijanarto selaku Asisten Manajer (Asman) PLTA Ubrug memberikan penjelasan. Ia menegaskan secara umum pasokan air untuk PLTA Ubrug masih tergolong stabil meskipun mengalami sedikit pengurangan karena adanya pengambilan air oleh PDAM dari wilayah aliran mereka.

Baca: https://mediaaksara.id/hut-ke-59-rukun-nelayan-ujunggenteng-pemkab-sukabumi-dorong-sinergi-sektor-perikanan-dan-pariwisata/

“Perkembangan air di sini masih bagus dan normal. Hanya saja ada sedikit pengurangan karena PDAM mengambil air di area kami,” ujar Dwi ke MediaAksara, Selasa (10/6/2025).

Lebih lanjut, Dwi menyampaikan tantangan utama yang dihadapi PLTA Ubrug saat ini bukan dari segi teknis, melainkan dari perubahan fungsi lahan di sekitar area operasional.

Baca : https://mediaaksara.id/dalang-muda-sukabumi-tandang-makalangan-bupati-asep-japar-lepas-kontingen-ke-binojakrama-2025/

“Area yang seharusnya menjadi bantaran sungai kini dimanfaatkan warga sebagai pemukiman atau area ekonomi. Ini menyebabkan banyak sampah rumah tangga yang masuk ke aliran sungai dan mengganggu aliran air ke PLTA,” jelasnya.

Meski demikian, secara operasional, PLTA Ubrug masih berjalan dengan stabil. PLTA diketahui menyuplai kebutuhan listrik dari wilayah Cibadak hingga Palabuhanratu.

Baca: https://mediaaksara.id/jalan-sunyi-habib-fahmi-menjaga-api-pendidikan-islam-dari-limbah-kayu-di-palabuhanratu/

Terkait kemungkinan dampak dari pembangunan PLTA baru di Padabeunghar, Dwi menjelaskan bahwa posisi aliran sungai PLTA Ubrug berada di bagian atas, sehingga relatif aman dari tekanan balik yang bisa terjadi jika aliran sungai berada di bawah.

“Kalau aliran sungai PLTA Ubrug ini berada di bawah, mungkin akan terdampak. Tapi karena posisi kami di atas, selama sistem pelimpahan air (run away outflow) dari PLTA baru tidak terlalu dekat, saya rasa tidak akan ada dampak serius,” tegasnya.

Namun begitu, ia menekankan pihaknya tetap akan melakukan kajian dan inspeksi lapangan memastikan tidak adanya gangguan dari proyek baru tersebut.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

‎30 Lilin Menyala di Gedung Juang, Doa untuk 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Saat Liputan Erupsi

Kabar Daerah

KONI Sukabumi Tancap Gas, 509 Personel Disiapkan Bidik 90 Medali di Porprov Jabar 2026

Kabar Daerah

Bukan Cuma Knalpot Brong, Forkopimcam Jampangkulon Soroti 3 Potensi Gangguan Kamtibmas

Kabar Daerah

30 Hari Berkarya di Desa Walangsari, KKN Nusa Putra Tinggalkan Jejak dari Pendidikan hingga Fasilitas Madrasah

Kabar Daerah

Tak Sekadar Seremoni! Mojang-Jajaka Sukabumi Ungkap Lilin Kecil di HJKS ke-156

Kabar Daerah

Sekar Budaya HJKS ke-156 Meriah, Euforia Warga Sukabumi Larut Dalam Pesona Budaya Sunda

Kabar Daerah

Hari Pelanggan Nasional, PLN Sukabumi Perkuat Sinergi dengan PT Glostar Indonesia

Kabar Daerah

Sampah Jadi Persoalan Warga Sukabumi, Mahasiswa Nusa Putra Bawa Inovasi Teknologi Tepat Guna