Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo sesi wawancara bersama awak media usai pemusnahan miras dan knalpot brong hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Ramadan 1447 H, Kamis (12/3/2026) di terminal jalur lingkar selatan / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Kepolisian Resor Sukabumi Kota memusnahkan ribuan botol minuman keras dan ratusan knalpot brong sebagai hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Ramadan 1447 H, Kamis (12/3/2026). Pemusnahan dilakukan bersamaan dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 untuk memastikan keamanan menjelang mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, kegiatan merupakan bentuk kesiapan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa mudik Lebaran.
“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran,” ujarnya diterminal jalur lingkar selatan.
Selama Operasi Pekat Ramadan, polisi berhasil menyita 2.325 botol minuman keras berbagai merek serta 250 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang kerap menimbulkan gangguan ketertiban.
“Seluruh barang bukti dimusnahkan sebagai bentuk komitmen Polres Sukabumi Kota dalam menindak penyakit masyarakat sekaligus memberikan efek jera,” jelasnya.
Dalam pengamanan mudik Lebaran tahun ini, Polres Sukabumi Kota menyiagakan 1.010 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait. Sekitar 400 personel Polri diterjunkan untuk menjaga berbagai titik pengamanan dan pelayanan.
Selain itu, sejumlah pos pengamanan juga telah disiapkan, di antaranya Pos Terpadu Gedung Juang, Pos Pelayanan Baros, serta 11 pos pengamanan di jalur-jalur utama wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Kapolres berharap pengamanan ini dapat memastikan arus mudik berjalan aman, lancar, dan tertib.
“Pengamanan ini sejalan dengan tagline mudik tahun ini, Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Kami mengajak masyarakat mematuhi aturan dan bersama menjaga ketertiban selama perjalanan mudik,” pungkasnya.
Reporter: Ronald Alexsander
Redaktur: Rapik Utama







