Home / Seni Budaya

Minggu, 13 Juli 2025 - 08:08 WIB

Ngagondang Simbol Syukur dan Pelestarian Budaya Sunda di Seren Taun Sinar Resmi ke-446

Tradisi Budaya Seren Taun yaitu Ngagondang di Kasepuhan Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Tradisi adat Ngagondang kembali menggema dalam rangkaian Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi ke-446 yang digelar pada Sabtu malam, 12 Juli 2025 , di Desa Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Rangkaian kegiatan rutin ini menjadi penanda dimulainya puncak upacara Seren Taun, sebagai bentuk rasa syukur masyarakat adat kepada alam dan Sang Pencipta.

Antusias warga, tokoh adat, tamu undangan, dan wisatawan dari berbagai daerah memadati lokasi acara untuk menyaksikan prosesi adat yang diawali dengan arak-arakan hasil bumi, diiringi tabuhan gondang, angklung buhun, dan tari tradisional. Tradisi Ngagondang, berupa tabuhan alat musik gondang, menjadi simbol pemersatu harapan masyarakat untuk keberkahan panen tahun mendatang serta penghormatan terhadap leluhur.

Baca: https://mediaaksara.id/dinas-perikanan-sukabumi-gratiskan-layanan-sosial-nelayan-kadis-gak-ada-kata-bayar/

Tokoh adat Kasepuhan Sinar resmi, Abah Asep Nugraha, menyampaikan tradisi ini bukan sekadar seremoni budaya, tetapi merupakan bentuk perwujudan nilai-nilai keseimbangan alam, spiritualitas, serta identitas budaya Sunda buhun yang diwariskan secara turun-temurun.

Seren Taun Sinar Resmi ke 444 (dokumentasi Juli 2023) dihadiri Kasepuhan Cipta Mulya Abah Hendrik (kiri) , Kasepuhan Gelar Alam Abah Ugi (tengah) dan Kasepuhan Sinar Resmi Abah Asep (kiri) / Foto: MediaAksara
Seren Taun Sinar Resmi ke 444 (dokumentasi Juli 2023) dihadiri Kasepuhan Cipta Mulya Abah Hendrik (kiri) , Kasepuhan Gelar Alam Abah Ugi (tengah) dan Kasepuhan Sinar Resmi Abah Asep (kiri) / Foto: MediaAksara

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Camat Cisolok turut hadir dalam acara dan menyampaikan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, kepada MediaAksara mengapresiasi kegiatan Seren Taun yang dinilainya sangat penting dalam menjaga kelestarian budaya Sunda.

Baca: https://mediaaksara.id/hari-nelayan-cisolok-ke-28-momentum-promosi-wisata-pesisir-dan-penguatan-ekonomi-kreatif-sukabumi/

“Kami sangat mendukung kegiatan seni budaya Sunda karena merupakan salah satu potensi warisan budaya leluhur yang patut dijaga dan dikembangkan. Tradisi seperti Ngagondang juga menjadi kekuatan besar dalam menarik minat wisatawan budaya ke Sukabumi,” ungkapnya melalui seluler pada Minggu (13/7/2025).

Tradisi Seren Taun menjadi bagian penting dari upaya menjaga jati diri budaya daerah, serta mempererat hubungan sosial antarwarga. Selain itu, Seren Taun turut menghidupkan potensi wisata adat dan spiritual yang menjadi ciri khas Sukabumi sebagai daerah yang kaya nilai kearifan lokal.

 

Koresponden: Ojan

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Seni Budaya

Seren Taun Akbar dan Gema Muharam di Pulosari Sukabumi Teguhkan Pelestarian Budaya dan Nilai Keagamaan

Seni Budaya

Bobby Maulana Ajak Pelajar Cintai Budaya Lokal dan Bijak Bermedia Sosial Wujudkan Generasi Emas

Seni Budaya

Syukuran Nelayan Cisolok ke-29 Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Pesisir Sukabumi

Seni Budaya

Syukuran Nelayan Ujung Genteng ke-60: Magnet Wisata Budaya, Bupati Sukabumi Tekankan Kelestarian Laut

Seni Budaya

Ratusan Pelajar Ramaikan Festival Pencak Silat Sukabumi, Ajang Seleksi Atlet Popwilda dan Pelestarian Budaya Bangsa

Seni Budaya

Hari Nelayan Nasional ke-66 di Palabuhanratu Meriah, Warisan Budaya Sunda Memikat Ribuan Wisatawan

Seni Budaya

Delegasi Pencak Silat Italia Kunjungi Sukabumi, Bobby Maulana Dorong Kota Jadi Destinasi Budaya Dunia

Seni Budaya

Lautan Manusia Padati Palabuhanratu! Putri Nelayan dan Pawai Budaya Hari Nelayan 2026 Bikin Wisatawan Penasaran