Cue ikan eteman segar dan bersih jadi kuliner favorit warga pesisir pantai Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID — Cue ikan eteman menjadi salah satu lauk favorit masyarakat pesisir selatan Sukabumi, khususnya di kawasan Pelabuhanratu. Rasanya yang gurih, harga yang terjangkau, serta kemudahan pengolahan membuat hidangan ini tetap diminati hingga kini.
Ikan eteman umumnya dibersihkan dahulu kemudian diolah dengan cara dipindang, yakni direbus menggunakan garam dan rempah sederhana seperti bawang putih, kunyit, dan daun salam. Setelah itu, ikan bisa langsung disantap atau digoreng kembali, biasanya disajikan dengan nasi hangat dan sambal.
“Rasanya gurih, enak dimakan sama nasi hangat,” ujar Zenal, warga Pelabuhanratu.
Secara fisik, ikan eteman memiliki bentuk pipih hampir bulat dengan warna perak mengilap serta bintik kecil di bagian tubuh. Ikan ini kerap ditangkap nelayan di perairan laut selatan Jawa.
Di pasar tradisional pesisir Sukabumi, ikan eteman dijual dalam kondisi segar maupun sudah dipindang. Harganya relatif lebih murah dibanding jenis ikan laut lainnya, sehingga menjadi pilihan utama masyarakat.
Ketersediaan ikan eteman biasanya meningkat saat musim tangkapan, terutama pada periode Mei hingga September ketika kondisi laut lebih stabil dan ikan mendekati pesisir.
Bagi masyarakat pesisir, cue ikan eteman bukan sekadar lauk, tetapi juga bagian dari tradisi kuliner turun-temurun yang masih bertahan hingga sekarang.
Reporter: Asep M’rhe
Redaktur: Rapik Utama







